Minggu, 18 Mei 2014

AGRO 2A UAS APLIKOM 1137060016 AYU ROSMIATI


APLIKASI KOMPUTER
“Ms.Office, Ms.Excel, Ms.Visio dan Internet”

Papper Ini Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Akhir Semster II Matakuliah Aplikasi Komputer

Oleh:
AYU ROSMIATI
1137060016
AGROTEKNOLOGI 2-A





 JURUSAN AGROTEKNOLOGI

FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI

UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI
 BANDUNG
2014




KATA PENGANTAR


Puji dan syukur Alhamdulillah, Saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta hidayah-Nya dan inayah-Nya, Sehingga penulis dapat menyelesaikan Paper yang berjudul “Aplikasi Komputer”.
Dengan terselesaikannya tugas paper ini saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses pembuatan paper ini.
Saya menyadari bahwa dalam penyusunan paper ini, Masih banyak terdapat kekeliruan, Seperti pepatah tak ada gading yang  tak retak, Saya akan sangat berlapang dada dan berbesar hati menerima saran dan kritik yang sifatnya membangun, Bermanfaat bagi kelanjutan pembuatan paper yang selanjutnya.



Bandung,       2014
                                                                                                       
                                                                                                                                                                                                Penyusun




DAFTAR ISI





DAFTAR GAMBAR





DAFTAR TABEL





BAB 1
PENDAHULUAN

1.1.              Latar Belakang

Komputer berasal dari kata bahasa Yunani Computare yang berarti memperhitungkan atau menggabungkan bersama-sama. Kata com berarti menggabungkan dalam pikiran atau secara mental, sedangkan putare berarti memikirkan perhitungan atau penggabungan. Dalam bahasa Inggris To Compute yang artinya menghitung.
Secara umum Komputer dapat diartikan sebagai “suatu perangkat elektronik atau sekumpulan perangkat elektronik yang bekerja secara otomatis, terintegrasi dan terkoordinasi yang dapat melakukan tugas-tugas tertentu (misalnya menerima, menyimpan, mengolah dan menyajikan Data), dikendalikan serta dikontrol oleh instruksi atau program yang tersimpan di dalamnya (mesin)”.
Menurut pengertian di atas, Komputer terdiri dari sekumpulan perangkat serta instruksi atau program yang dalam kenyataannya satu sama lain tidak bisa dipisahkan, baik di antara perangkat (mesin) itu sendiri maupun antara mesin dengan instruksi atau program. Semuanya merupakan satuan yang saling bekerja sama dan saling tergantung satu sama lain. Karena itu komputer juga merupakan suatu sistem. Adapun Jenis-jenis Komputer yaitu :
1)       Super Computer
Jenis komputer ini biasanya menghabiskan biaya yang sangat mahal. Pada sebagian besar jenis dari komputer ini, super komputer terdiri dari gabungan beberapa komputer yang mempunyai kinerja tinggi yang bekerja secara paralel sebagai sebuah sistem tunggal. Superkomputer yang paling terkenal saat ini adalah Superkomputer Cray.
2)       Mainframe
Mainframe (bahasa sehari-hari sering disebut sebagai Besi Besar) adalah komputer yang digunakan terutama oleh organisasi-organisasi besar untuk aplikasi kritis, biasanya pengolahan data massal seperti sensus, statistik industri dan konsumen, perencanaan sumber daya perusahaan, dan proses transaksi keuangan.
Istilah awalnya dimaksud lemari besar yang menampung para central processing unit dan memori utama komputer awal. Kemudian istilah  lemari besar yang menampung para central processing unit dan memori utama computer awal. Belakangan istilah ini digunakan untuk membedakan high-end mesin komersial dari unit kurang kuat.
3)       Workstation
Workstation sebenarnya adalah sebuah komputer desktop yang memiliki prosesor yang lebih kuat, memori tambahan dan peningkatan kapabilitas.
4)       Mini Computer
Istilah Minicomputer sudah jarang digunakan, sekarang biasa disebut dengan Mid-Range Server. Kekuatan dari komputer jenis ini masih di bawah Mainframe.
5)       Mikro computer
Komputer yang menggunakan peralatan chip komputer disebut dengan mikrokomputer atau mikroprosesor. Walaupun istilah tersebut kadang digunakan bergantian, akan tetapi sebenarnya antara mikroprsessor dan mikrokomputer berbeda. Mikroprossesor merupakan chip tunggal.

1.2.              Tujuan

·         Untuk mengetahui dan mempelajari pengaplikasian komputer.
·         Untuk menambah pengetahuan mengenai pengaplikasian komputer.
·         Untuk memahami pemanfaatan teknologi komputer.
·         Memperdalam ilmu yang telah diperoleh dalam perkuliahan dalam hal pengaplikasian komputer.
·         Sebagai salah satu persyaratan untuk memenuhi salah satu tugas Matakuliah aplikasi komputer.



BAB II
DASAR TEORI

2.1.              Pengenalan Microsoft Office

Microsoft Office adalah sebutan untuk paket palikasi perkantoran buatan Microsoft dan dirancang untuk dijalankan di bawah sistem operasi Windows. Beberapa aplikasi di dalam Microsoft Office yang terkenal adalah :
·         Microsoft Word
·         Microsoft Excel
·         Microsoft Outlook
·         Microsoft PowerPoint
·         Microsoft Access
·         Microsoft FrontPage
·         Microsoft InfoPath
·         Microsoft MapPoint
·         Microsoft Visio
·         Microsoft Office Picture Manager
·         Microsoft Project
·         Microsoft Publisher
·         Microsoft Office OneNote
·         Microsoft Office Communicator
·         Microsoft Office InterConnect
·         Virtual PC
·         Microsoft Update
·         Microsoft Office Live
·         Microsoft Office Online
·         Microsoft Office Update

·         Microsoft Binder
·         Microsoft Schedule Plus
·         Microsoft Mail
·         Microsoft Outlook Express
·         Microsoft Vizact 2000
·         Microsoft PhotoDraw
·         Microsoft Photo Editor
·         Microsoft Office Project

2.2.               Perkembangan Microsoft Office 

1.       Microsoft Office 3.0. Ternyata yang pertama dirilis adalah versi 3.0. Pada versi ini hanya tersedia untuk OS Windows.
2.       Microsoft Office 4.0. Dirilis pada tahun 1994. Berisi Word 6.0, Excel 5.0, PowerPoint 4.0, Mail and Access.
3.       Microsoft Office 4.3. Seri ini merupakan seri dengan 16-bit yang terakhir dan juga versi terakhir yang mendukung Windows 3.x, Windows NT 3.1 dan Windows NT 3.5
4.       Microsoft Office 95.Atau juga dikenal dengan versi 7.0. Versi ini menggunakan 32-bit agar cocok dengan Windows 95. Office 95 tersedia dalam dua versi, Office 95 Standard dan Office 95 Professional. Yang versi standar terdiri dari Word 7.0, Excel 7.0, PowerPoint 7.0 dan Schedule+7.0. Versi professional terdiri dari semua yang ada di standar ditambah dengan Access 7.0.
5.       Microsoft Office 97. (Office 8.0), Versi ini dirilis dengan banyak fitur dan pengembangan dibandingkan versi sebelumnya. Pengenalan terhadap command bar, sesuatu hal yang baru dimana menu dan toolbar dibuat lebih mirip dengan visual design-nya. Office 97 juga memiliki fitur Natural Language System dan Sophisticated Grammar Checking. Ini versi yang pertama kalinya menggunakan Office Assistant.
6.       Microsoft Office 2000. (Office 9.0) Pada versi ini bayak opsi - opsi disembunyikan. Tentunya opsi tersebut juga penting, tetapi kecil penggunaannya oleh orang awam. Jika ingin digunakan opsi ini dapat dimunculkan. Salah satunya adalah Macro. Mengapa disembunyikan? Karena bisa menyebarkan virus macro. Office 2000 adalah versi terakhir yang bisa dijalankan di Windows 95. Pada versi ini juga tidak ada Product Activation. Product activation mulai ada di versi selanjutnya.
7.       Microsoft Office XP. Bisa disebut sebagai versi 10.0 atau office 2002, merupakan upgrade besar - besaran dengan banyak perkembangan dan perubahan. Office XP mengenalkan fitur Safe Mode. Memungkinkan aplikasi contohnya Outlook untuk bisa booting ketika terjadi kesalahan. Safe mode memungkinkan Office untuk mendeteksi, membetulkan atau mem-bypass sumber dari permasalahan system, seperti registry yang corrupt. Lalu adanya fitur Smart Tag yang memungkinkan mengingatkan user bila ada pengetikan yang salah ejaan. Tetapi pada Office ini Smart Tag hanya bisa dijalankan di Word dan Excel. Office XP juga terintegrasi dengan perintah suara dan pendiktean kata, sebaik mungkin seperti penulisan tangan. Di versi ini ada product activation. Office XP mendukung Windows 98, ME, NT 4.0. Office XP juga dikenal sebagai yang pertama untuk versi Office yang bisa berjalan baik di OS Vista.
8.       Microsoft Office 2003. (Office 11.0). Sesuai namanya, versi ini dirilis pada tahun 2003. Dengan fitur logo baru. Dua aplikasi baru juga ada yaitu, Microsoft InfoPath dan OneNote. Ini versi yang pertama kalinya menggunakan gaya Windows XP beserta Icon-nya. Outlook 2003 memberikan fungsi yang telah berkembang seperti Kerberos authentication, RPC over HTTP, dan Cached Exchange Mode. Pada versi ini juga ada penyaring junk mail yang telah dikembangkan. Office 2003 merupakan versi terakhir yang mendukung Windows 2000. Versi ini juga merupakan versi yang paling banyak dipakai.
9.       Microsoft Office 2007. (Office 12.0). Versi ini dirilis tahun 2007. Memiliki fitur baru. Juga adanya Groove, sebuah aplikasi kolaborasi. Office 2007 memiliki design tampilan baru yang bernama Fluen User Interface. Lalu adanya Ribbon UI sebagai pengganti menu dan toolbar. Untuk penginstallannya membutuhkan minimal Windows XP SP 2. Pada tahun 2009 Office ini sudah banyak dipakai sekarang dan mulai menggeser kedudukan Office 2003.
10.    Microsoft Office 2010. (Office 14.0). merupakan versi Microsoft office terbaru dan sesuai namanya dirilis pada tahun 2010.


BAB III
PEMBAHASAN

3.1.              Microsoft Word

Microsoft Word (MS Word) merupakannprogram untuk mengolah kata. Program  ini bisa digunakan untuk menulis dokumen  misalnya karya tulis, skripsi, novel,  dan sebagainya. Selain menulis dokumen, MS Word juga dapat digunakan untuk bekerja dengan tabel, menulis teks dengan kreasi, menyisipkan gambar, maupun yang lainnya.
Secara default tampilan area kerja program MS Word 2007 terdiri atas Title Bar, Office Button, Quick Access Toolbar, MenuBar, Ribbon, Ruler, Status BardanView Toolbar.
Adapun hal-hal yang dipelajari ialah:

3.1.1.         Dasar-dasar Penyuntingan

Jika terjadi kesalahan pada saat pengetikan naskah, berikut adalah tatacara atau perintah yang dapat digunakan untuk memperbaiki kesalahan pengetikan.
1.       Backspace untuk menghapus satu karakter di kiri kata yang dimaksud
2.       Delete menghapus karakter di kanan kata yang dimaksud
3.       Repeat (ctrl + Y)
4.       Undo (ctrl + Z)
5.       Memilih (Menyorot) Teks “Mouse”, Pemilihan/penyorotan beberapa teks yang letaknya terpisah – pisah, lakukan pemilihan sambil menekan ctrl. Pemilihan seluruh isi dokumen , gunakan tab home, dalam group Editing klik select, lalu klik select all.
Pemilihan seluruh teks yang memiliki format teks sejenis, gunakan tab home, dalam group Editing klik select, klik select tekt with similiar formatting.
6.       Mengatur Format Teks dengan Kotak Dialog
7.       Mengatur format teks atau karakter dengan  kotak dialog font
·         Klik Size
·         Klik Font color
·         Klik Underline style
·         Tentukan effects, klik ok
8.       Mengatur format teks dengan kotak dialog
·         Strikethrough, Mencetak teks dengan coret garis tunggal
·         Double Strikethrough,  Coret garis ganda
·         Superscript, Tampilan lebih kecil & naik
·         Subscript, Tampilan kecil dan turun
·         Shadow, Mencetak Teks dengan diberi bayangan
·         Outline, Garis Luar pada setiap karakter
·         Emboss, Teks dengan karakter timbul
·         Engrave, Teks dengan karakter dipahat/diukir
·         Small Caps, Teks dengan tampilan huruf kapital lebih kecil
·         All Caps, Teks dengan tampilan semua huruf kapital
·         Hidden, Menyembunyikan huruf tertentu agar tidak turut dicetak
9.       Mengatur jarak antar karakter
·         Pilih teks
·         Tab home à group font à font dialog box launcher
·         Klik tab character spacing
·         Pada daftar pilihan scala, tentukan scala
·         Pada daftar pilihan scala, tentukan spasi
·         Pada daftar pilihan position, tentukan letak karakter suatu baris
·         ok
10.    Membuat Drop cap
Pembuatan drop cap digunakan untuk membuat huruf awal yang ukurannya berbeda (lebih besar) daripada ukuran selanjutnya.
Langkah membuat Drop Cap :
·         Klik menu Insert,
·         Letakan kursor diawal hurup atau awal kata, Kemudian klik Drop Cap.
1.    Cross-Reference
Digunakan untuk melihat daftar sub sub menu yang telah dicatat pada jendela Ms.Word.
Langkah-langkah membuat atau melihat Cross-reference:
·         Membuka Menu References
·         pada ribbon menu terdapat Captions
·         pilih Cross-reference
2.  Menambahkan tanggal pada dokumen
·         Buka kembali file tugas drop cap
·         Letakkan kursor di tengah di bawah judul.
·         Klik tab menu Insert > Date&Time.
·          Pada kotak dialog yang muncul, pilih fomat tanggalnya (lihat gambar) pada bagian Available format, Language : Indonesia, aktifkan Update Automatically. Kemudian klik OK.

3.1.2.         Numbering

·         Pada Insert tab, Header & Footer, klik Page Number.

Gambar 1 Numbering

·         Pilih letak nomor halaman:
    1. Top of Page, untuk menempatkan nomor halaman di bagian atas (header).
    2. Bottom of Page, untuk menempatkan nomor halaman di bagian bawah (footer).
    3. Page Margins, untuk menempatkan nomor halaman di dekat marjin halaman.
    4. Current Position, untuk menempatkan nomor halaman di posisi kursor.
·         Klik bentuk nomor halaman yang diinginkan dari galeri.
·         Tutup header/footer dengan mengklik ganda pada area dokumen atau klik tombol Close Header and Footer.

               1. Section break (beda format halaman)
Misalnya, merubah format nomor halaman dari 1,2,3 ke format i,ii,iii.
·         Klik ganda pada header/footer tempat nomor halaman berada untuk memunculkan Header & Footer Tools.
·         Pada Design tab, Header & Footer, klik Page Number, dan kemudian klikFormat Page Numbers.

Gambar 2 Format Page Number

·         Di kotak dialog PageNumber Format, bagian Number format, klik tanda panah dan pilih gaya penomoran yang diinginkan.
·         Klik OK.

2. Page Nomber
·         Klik ganda pada header/footer untuk memunculkan Header & Footer Tools.
·         Pada Design tab, Header & Footer, klik Page Number, dan kemudian klikFormat Page Numbers.
·         Di kotak dialog PageNumber Format, bagian Page numbering, pillih:
·         Continue from previous section, untuk melanjutkan nomor halaman dari section sebelumnya.
·         Start at dan isi nomor pada kotak di sampingnya, untuk memulai penomoran dari nomor tertentu.
·         Klik OK.

                   3. Mengubah Penomoran Halaman
·         Klik ganda pada header/footer untuk memunculkan Header & Footer Tools.
·         Pada Design tab, Header & Footer, klik Page Number, dan kemudian klikFormat Page Numbers.
·         kotak dialog PageNumber Format, bagian Page numbering, pillih:
·         Continue from previous section, untuk melanjutkan nomor halaman dari section sebelumnya.
·         Start at dan isi nomor pada kotak di sampingnya, untuk memulai penomoran dari nomor tertentu.
·         Klik OK


4. Merubah Jenis dan Ukuran Font Halaman
·         Klik ganda pada header/footer tempat nomor halaman berada untuk memunculkan Header & Footer Tools.
·         Pilih/sorot nomor halaman.
·         Pada mini toolbar yang muncul, lakukan format yang diinginkan.

Gambar 3 Ribon Menu Font

                   5. Membuat letak nomor halaman yang berbeda di Halaman ganjil dan genap

Gambar 4 Letak Nomor Halaman

Seperti contoh di atas, halaman ganjil memiliki nomor halaman di sebelah kanan. Pada halaman genap, nomor halaman di sebelah kiri.
·       Klik ganda pada header/footer tempat nomor halaman berada untuk memunculkan Header & Footer Tools.
Pada Design tab, grup Options, centang kotak Different Odd & Even Pages.

Gambar 5 Different Odd & Even Pages

·         Pada halaman ganjil, buat nomor halaman di sebelah kanan.
·         Kemudian pindah ke halaman genap, dan buat nomor halaman dengan posisi di sebelah kiri.
·         Selanjutnya setiap kita menambah halaman baru, maka posisi nomor halaman akan mengikuti format yang telah dibuat.
1.       Membuat letak nomor halaman pertama yang berbeda pada setiap Baris

Gambar 6 Format Letak Nomor Halaman

Seperti contoh pada gambar, halaman pertama pada setiap bab akan berbeda posisinya dengan halaman-halaman yang lain. Biasanya untuk pengaturan seperti ini, ada yang memisahkan setiap bab dalam dokumen yang berbeda.Tetapi dengan penggunaan section break maka kita dapat menggabungkan beberapa bab dalam satu dokumen yang sama. Lebih jelasnya tentang penggunaan section break dapat dilakukan langkah-langkah :
·         Klik ganda pada header/footer untuk memunculkan Header & Footer Tools.
·         Pada Design tab, grup Options, centang kotak Different First Page.
·         Pada halaman pertama, buat nomor halaman seperti contoh pada gambar.
·         Kemudian pindah ke halaman kedua, dan beri nomor halaman di kanan atas.
·         Selanjutnya kita akan membuat section baru untuk memisahkan antar bab. Taruh kursor di bagian yang ingin dibuat section baru (contoh pada gambar: di tulisan Chapter 2).
·         Pada Page Layout tab, Page Setup, klik Breaks.
·         Dalam grup Section Breaks, pilih jenis break Next Page. Sekarang lihat format nomor halaman pada section 2 akan sama dengan section 1.
·         Selanjutnya bila kita ingin menambahkan bab baru, ikuti langkah 5-7.

b.      Membuat Format Nomor Halaman Yang Berbeda Dalam Dokumen Yang Sama

Gambar 7 Format Nomor Halaman Berbeda

Seperti contoh pada gambar, halaman Daftar Isi menggunakan format angka romawi (i, ii, iii, dan seterusnya) sedangkan isi menggunakan angka  (1, 2, 3, dan seterusnya). Pada bagian ini juga akan digunakan Section Break.
·         Pisahkan antar bagian (Daftar Isi dan The Article) dengan section break. Pilih tipe break Next Page. Tips: Kita bisa membuat section break dahulu, baru kemudian mengetikkan isi dokumen. Tandai dengan judul masing-masing section.
·         Pada Insert tab, Header & Footer, klik Page Number dan pilih Format Page Numbers.
·         Pada bagian Number format, pilih format angka romawi. Klik OK.
·         Pada Insert tab, Header & Footer, klik Page Number dan sekarang pilihBottom of Page untuk menyisipkan nomor halaman.
·         Klik ganda pada footer di Section 2 (bagian The Article). Lihat contoh pada gambar.

Gambar 8 Footer Section


·         Selanjutnya pada grup Header & Footer, klik Page Number dan pilihFormat Page Numbers.
·         Pada Page numbering klik Start At dan ketikkan angka 1. Klik OK.

a.       Menghilangkan Nomor Halaman
·         Pada Insert tab, grup Header & Footer, klik Page Number.
·         Pilih Remove Page Numbers.
·  Untuk menghapus secara manual, klik header/footer dan pilih nomor halaman. Kemudian tekan tombol Delete.
·         Catatan:
Jika ada membuat different first-page atau odd and even header/footer, atau memiliki section yang tidak terhubung, maka pastikan untuk menghapus setiap nomor halaman pada tiap header/footer.

3.1.1.         Penggunaan Heading

·         Pada menu Home, di deretan bawah menu tersebut terdapat Styles
·         Lalu klik pada bagian panah kecil disamping styles. Maka akan muncul kotak styles
·    Letakkan kursor pada bagian kata-kata yang akan anda masukkan kedalam daftar isi, (misalnya Kata Pengantar, BAB 1 Pendahuluan, BAB 2 ISI dan Pembahasan, BAB 3 Penutup, dst) letakkan kursor pada setiap awal kalimat tersebut (Anda lakukan hal tersebut pada tiap halaman).
·         Maka kata pengantar tadi akan berubah warna menjadi warna biru
·      Adapun jika yang anda masukkan merupakan sub/bagian dari BAB, misalnya bagian dari BAB 1 yaitu Latar Belakang, Rumusan masalah, Tujuan, Manfaat, dll maka letakkan kursor pada kata Latar Belakang, kemudian pada kotak styles-nya klik heading 2.
·        Dan jika merupakan anak bagian dari sub BAB, Misalnya pada BAB 1, Pada sub Tujuan. memiliki sub sub Tujuan Umum dan Tujuan Khusus, maka yang anda klik adalah Heading 3.
·      Maka seterusnya seperti itu, untuk bagian dari sub sub BAB tadi maka yang di klik adalah adalah Heading 4, dan seterusnya seperti itu.

Gambar 9 Caption Heading

·         Biasanya Sub Bab tersebut diberi nomor, misalnya 1.1 Latar Belakang, 1.2 Rumusan Masalah 1.3 Pertanyaan Penelitian, dst. Maka anda tinggal klik Numbering.

3.1.1.         Table of Figures

a.       Daftar gambar
Gambar 10 Caption Gambar

·         Klik kanan pada gambar dan kemudian klik Insert Caption Atau pada References tab, Captions group, klik Insert Caption. 
·         Jika label yang ingin digunakan tidak ada, klik tombol New Label dan beri nama label yang baru, misalnya Gambar
·         Centang kotak Exclude label from caption, jika tidak ingin menggunakan label pada caption
·         Di bagian Position, klik tanda panah untuk menentukan apakah caption ditempatkan di atas (Above selected item) atau di bawah (Below selected item) gambar
·         Klik tombol Numbering untuk mengatur format nomor. Centang kotakInclude chapter number, jika ingin menyertakan nomor bab secara otomatis (judul bab harus diberi heading style).  Lihat cara format judul bab dengan heading style
Gambar 11 Caption Numbering


·         Tekan OK bila sudah selesai.
·         Ketik nama gambar setelah angka. Gunakan cara yang sama untuk gambar-gambar yang lain.
a.       Daftar Tabel
·         Klik pada halaman untuk menaruh daftar. Ketik judul daftar terlebih dahulu dan tekan Enter untuk memberi jarak antara judul dan isi daftar.
·         Pada References tab, Captions group, klik Insert Table of Figures.

Gambar 12 Insert Tabel of Figures



·         Pada Table of Figures tab, bagian General, klik tanda panah pada Caption label untuk memilih label daftar yang akan dibuat
Gambar 13 Caption Label


 ·         Klik OK bila sudah selesai.
·         Untuk update daftar, klik kanan pada daftar dan kemudian klik Update Field. 
Pilih:
·         Update page numbers only – bila ada perubahan pada nomor halaman.
·         Update entire table – bila ada perubahan format dan penambahan isi pada daftar.

3.1.1.         Mail Marge

Merupakan salah satu fasilitas dari Microsoft Word yang memudahkan pengguna dalam membuat surat yang isinya sama untuk penerima yang berbeda-beda. Contoh nyata yang sering menggunakan fasilitas Mail Merge adalah surat undangan yang dibuat oleh sekolah untuk para orang tua murid. Sebagai contoh, inilah langkah – langkah untuk membuat surat undangan tersebut :
·         Buka program Microsoft Word, buat dokumen seperti screenshot dibawah ini
·         Pada Mailings Tab, klik Select Recipients, pilih Type New List

Gambar 14 Select Recipients

·         Ganti judul field yang ada sesuai kebutuhan kita dengan menggunakan tombol Customize Columns (dalam contoh ini kita hanya memerlukan field Nama, Alamat daKota). Isi field tersebut sesuai kebutuhan

Gambar 15 Costumized Columns

·         Klik Ok, simpan dengan nama Undangan

Gambar 16 Save Database Marge


·         Letakkan kursor di sebelah tulisan Bpk/Ibu Pada Mailings Tab, klik Insert Mail Merge, pilih Nama

Gambar 17 Insert Marge Field

·         Letakkan kursor di bawah tulisan Bpk/Ibu Pada Mailings Tab, klik Insert Mail Merge, pilih Alamat
·         Letakkan kursor di bawah tulisan «Alamat», Pada Mailings Tab, klik Insert Mail Merge, pilih Kota, sehingga tampilan menjadi seperti screenshot dibawah ini

Gambar 18 Insert Mail Marge

·         Untuk melihat hasilnya, pada Mailings Tab klik Preview Results, hasil akan ditampilkan per data. Klik tanda panah untuk berpindah antar data.

Gambar 19 Preview Results

·         Jika masih ada yang ingin diubah, klik lagi Preview Results, lakukan perubahan sesuai kebutuhan
·   Jika sudah selesai, untuk menyimpan dan mencetak hasil mail merge klik Finish & Mergepilih Print Documents. Ada 3 pilihan:
    1. All untuk mencetak semua surat.
    2. Current record untuk mencetak surat pada halaman yang aktif.
    3. Isi nomor urut data pada kotak From dan To, untuk mencetak surat yang dipilih saja.
Gambar 20 Finish & Marge

Gambar 21 Marge to Printer

3.1.1.         Tabel Formula

Digunakan untuk mempermudah penghitungan pada Ms.Word dengan menggunakan Formula pada Menu Layout.
Mengenal Fungsi yang sering digunakan. Ms.Word membagi fungsi berdasarkan kelompok masing, seperti kelompok financial, date & time, math & trig, statistical, database, dan satu kelompok untuk fungsi yang sering digunakan (most recently used). Pada bagian ini kita akan membahas sebagian dari fungsi yang sering digunakan tersebut. Untuk membantu penjelasannya, perhatikan tabel berikut:
1.       Fungsi Average(…)
Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data(range). Bentuk umum penulisannya adalah ; =AVERAGE(number1,number1,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data yang akan dicari nilai rata-ratanya. Untuk mengisi nilai rata-rata pada contoh diatas, maka rumusnya adalah =AVERAGE(E8:G8) kemudian tekan tombol enter. Hal yang sama juga bisa dilakukan untuk mengisi sel i8 INGAT posisi penunjuk sel harus berada pada sel i8 sebelum perintah tersebut dilaksanakan.
2.       Fungsi Max(…)
Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya adalah ; =MAX(number1,number1,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya. Untuk mengisi sel H16 pada contoh diatas, maka rumusnya adalah =MAX(H8:H15)
3.       Fungsi Min(…)
Sama halnya dengan fungsi max, bedanya fungsi min digunakan untuk mencari nilai terendah dari sekumpulan data numerik.Kita dapat mengisi sel H17 dengan rumus =MIN(H8:H15)
4.       Fungsi Sum(…)
Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan sekumpulan data pada suatu range. Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah =SUM(number1,number2,…). Dimana number1, number2 dan seterusnya adalah range data yang akan dijumlahkan.
Contoh :

NO               
NIM
NAMA
Tuga Mandiri
Tugas
Terstruktur
UTS
Total
UAS
NILAI
PRA
TEO
NA
MAX
1
1127060042
Imam Muhajir MS.
90,0
70,00
100
70
170
73
80.6
100
2
1127060043
Irfan
90,0
80,00
100
48
148
73
78.2
100
3
1127060044
IzmalFaizalMutaqin
0
0
0
0
0
0
0.0
0
4
1127060045
JabbarSidiq Al Hadi
90,0
70,00
100
53
153
73
77.2
100
5
1127060046
Listianto
90,0
80,00
100
76
176
72
83.6
100
6
1127060047
M. AndriSulung K.
90,0
70,00
60
52
112
70
68.4
90
7
1127060048
M. David NurAwaludin
90,0
70,00
100
49
149
74
76.6
100
8
1127060049
M. RanggaPahlevi
90,0
70,00
100
56
156
75
78.2
100
9
1127060050
MayzulAmriSiregar
90,0
70,00
100
56
156
73
77.8
100
10
1127060051
Mira Handayani
90,0
70,00
70
85
155
72
77.4
90
Table 1 Kalkulasi Nilai

3.1.              Microsoft Excel

Microsoft Excel (MS-Excel) merupakan program aplikasi spreadsheet (lembar kerja elektronik) canggih yang paling populer dan paling banyak digunakan saat ini. Excel akan sangat membantu kita dalam hal menghitung, memproyeksikan, menganalisa dan mampu mempresentasikan data dalam bentuk tabel dengan berbagai jenis tabel yang disediakannya, mulai dari bentuk Bar, Grafik, Pie, Line dan banyak lagi.

Gambar 22 Tampilan Ms.Excel


Menu Bar, berisi sederetan menu yang dapat digunakan, dimana setiap menu mempunyai sub menu masing-masing sesuai dengan fungsi dari menu induknya. Misalnya Edit, akan mempunyai sub menu yang berhubungan dengan edit data, begitu juga dengan menu yang lainnya.
Menu ini dapat dipilih dengan Mouse atau menggunakan tombol kombinasi ALT+huruf menu yang bergaris bawah secara bersamaan. Misalkan kita akan memilih menu edit, maka tekanlah tombol ALT jangan dilepas lalu tekan huruf E.
Toolbars Standard, adalah sederetan icon-icon yang akan sering digunakan. Toolbar digunakan agar kita dapat memilih dan menjalankan perintah dengan cepat dan mudah.
Masing-masing toolbar mempunyai nama dan fungsi masing-masing, untuk mengetahui namanya cukup dengan mengarahkan pointer mouse ke icon yang dituju, tunggu sesaat, maka akan muncul nama dari icon tersebut.
a.       Toolbar Formating
b.       Row Heading (Kepala Garis)
c.        Column Heading (Kepala Kolom)
d.       Cell Pointer (penunjuk sel)
e.        Formula Bar
f.        Scroll Bar
g.        Tombol Fungsi
← ↑ → ↓ Pindah satu sel ke kiri, atas, kanan atau bawah
 Pindah satu sel ke kanan
Enter Pindah satu sel ke bawah
Shift + Tab Pindah satu sel ke kiri
Shift + Enter Pindah satu sel ke atas
Home Pindah ke kolom A pada baris yang sedang dipilih
Ctrl + Home Pindah ke sel A1 pada lembar kerja yang aktif
Ctrl + End Pindah ke posisi sel terakhir yang sedang digunakan
PgUp Pindah satu layar ke atas
PgDn Pindah satu layar ke bawah
Alt + PgUp Pindah satu layar ke kiri
Alt + PgDn Pindah satu layar ke kanan
Ctrl + PgUp Pindah dari satu tab lembar kerja ke tab lembar berikutnya

3.1.1.         Menu Pada Ms.Excel

Dalam Microsoft Excel terdapat 4 komponen utama yaitu :
1.               Row Heading
Gambar 23 Row Heading

Row Heading (Kepala garis), adalah penunjuk lokasi baris pada lembar kerja yang aktif. Row Heading juga berfungsi sebagai salah satu bagian dari penunjuk sel (akan dibahas setelah ini). Jumlah baris yang disediakan oleh Microsoft Excel adalah 65.536 baris.
2.               Column Heading

Gambar 24 Column Heading

Column Heading (Kepala kolom), adalah penunjuk lokasi kolom pada lembar kerja yang aktif. Sama halnya dengan Row Heading, Column Heading juga berfungsi sebagai salah satu bagian dari penunjuk sel (akan dibahas setelah ini). Kolom di simbol dengan abjad A – Z dan gabungannya. Setelah kolom Z, kita akan menjumpai kolom AA, AB s/d AZ lalu kolom BA, BB s/d BZ begitu seterus sampai kolom terakhir yaitu IV (berjumlah 256 kolom). Sungguh suatu lembar kerja yang sangat besar, bukan. (65.536 baris dengan 256 kolom). 

1.                Cell Pointer
Cell Pointer (penunjuk sel), adalah penunjuk sel yang aktif. Sel adalah perpotongan antara kolom dengan baris. Sel diberi nama menurut posisi kolom dan baris. Contoh. Sel A1 berarti perpotongan antara kolom A dengan baris 1.


2.               Formula Bar
Formula Bar, adalah tempat kita untuk mengetikkan rumus-rumus yang akan kita gunakan nantinya. Dalam Microsoft Excel pengetikkan rumus harus diawali dengan tanda ‘=’ . Misalnya kita ingin menjumlahkan nilai yang terdapat pada sel A1 dengan B1, maka pada formula bar dapat diketikkan =A1+B1 .

3.1.1.         Menggunakan Rumus (Formula)

Rumus merupakan bagian terpenting dari Program Microsoft Excel , karena setiap tabel dan dokumen yang kita ketik akan selalu berhubungan dengan rumus dan fungsi. Operator matematika yang akan sering digunakan dalam rumus adalah ;

         Lambang  
        Fungsi
         +  
        Penjumlahan
          -
        Pengurangan
         *
        Perkalian
         /
        Pembagian
         ^
        Perpangkatan
        %
        Persentase
Table 2 Lambang Rumus Perhitungan
Proses perhitungan akan dilakukan sesuai dengan derajat urutan dari operator ini, dimulai dari pangkat (^), kali (*), atau bagi (/), tambah (+) atau kurang (-)

3.1.2.         Menggunakan Fungsi

Fungsi sebenarnya adalah rumus yang sudah disediakan oleh Microsoft Excel, yang akan membantu dalam proses perhitungan. kita tinggal memanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. Pada umumnya penulisan fungsi harus dilengkapi dengan argumen, baik berupa angka, label, rumus, alamat sel atau range. Argumen ini harus ditulis dengan diapit tanda kurung ().

Beberapa Fungsi yang sering digunakan:
1)       Fungsi Average(…)
Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data(range). Bentuk umum penulisannya adalah  =AVERAGE(number1,number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data yang akan dicari nilai rata-ratanya.
2)       Fungsi Logika IF(…)
Fungsi ini digunakan jika data yang dimasukkan mempunyai kondisi tertentu. Misalnya, jika nilai sel A1=1, maka hasilnya 2, jika tidak, maka akan bernilai 0. Biasanya fungsi ini dibantu oleh operator relasi (pembanding) seperti berikut ;

        Lambang
        Fungsi
        =
        Sama dengan
        <  
        Lebih kecil dari
        > 
        Lebih besar dari
        <=
        Lebih kecil atau sama dengan
        >=
        Lebih besar atau sama dengan
        <> 
        Tidak sama dengan
Table 3 Lambang Rumus Fungsi
3)       Fungsi Max(…)
Fungsi ini digunakan untuk mencari nilai tertinggi dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya adalah =MAX(number1,number2,…), dimana number1, number2, dan seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya.
4)       Fungsi Min(…)
Sama halnya dengan fungsi max, bedanya fungsi min digunakan untuk mencari nilai terendah dari sekumpulan data numerik.

5)       Fungsi Sum(…)
Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan sekumpulan data pada suatu range. Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah =SUM(number1,number2,…). Dimana number1, number2 dan seterusnya adalah range data yang akan dijumlahkan.
6)       Fungsi Left(…)
Fungsi left digunakan untuk mengambil karakter pada bagian sebelah kiri dari suatu teks. Bentuk umum penulisannya adalah =LEFT(text,num_chars). Dimana text adalah data yang akan diambil sebagian karakternya dari sebelah kiri, num_chars adalah jumlah karakter yang akan diambil.
7)       Fungsi Mid(…)
Fungsi ini digunakan untuk mengambil sebagian karakter bagian tengah dari suatu teks.
 Bentuk umum pemakaian fungsi iniadalah=MID(text,start_num,num_chars). Artinya mengambil sejumlah karakter mulai dari start_num, sebanyak num_char.
8)       Fungsi Right(…)
Fungsi ini merupakan kebalikan dari fungsi left, kalau fungsi left mengambil sejumlah karakter dari sebelah kiri, maka fungsi mengambil sejumlah karakter dari sebelah kanan teks.
 Bentuk umum penulisannya adalah =RIGHT(text,num_chars). Dimana text adalah data yang akan diambil sebagian karakternya dari sebelah kanan, num_chars adalah jumlah karakter yang akan diambil.
9)       Fungsi HLOOKUP dan VLOOKUP
Fungsi HLOOKUP dan VLOOKUP digunakan untuk membaca suatu tabel secara horizontal (VLOOKUP) atau secara vertikal (VLOOKUP). Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah :
=HLOOKUP(Lookup_value, Table_array, Row_index_num,…)
=VLOOKUP(Lookup_value, Table_array, Col_index_num,…)
Dari rumus diatas, dapat dilihat bahwa bedanya hanya pada nomor indeksnya saja, jika memakai HLOOKUP, maka digunakan nomor indeks baris (Row_index_num), tapi kalu pakai VLOOKUP digunakan nomor indeks kolom (Col_index_num). Nomor indeks adalah angka untuk menyatakan posisi suatu kolom/baris dalam tabel yang dimulai dengan nomor 1 untuk kolom/baris pertama dalam range data tersebut.

10)    Fungsi-If
pada Microsoft Excel dapat digunakan sebagai formula logika untuk menghitung atau menentukan nilai sebuah pernyataan dimana fungsi IF akan memberikan nilai tertentu jika logika benar atau salah.
Mencoba secara sederhana bagaimana sebuah rumus fungsi IF digunakan.
Contoh pertama:
"Seseorang dinyatakan LULUS jika nilai ujian lebih besar atau sama dengan 60"

Maka rumus menggunakan fungsi if dalam Excel pada sel C7 yang terdapat pada data diatas adalah sebagai berikut: =IF(B7>=60;"Lulus";"Gagal")
Gambar 25 Contoh Fungsi If

1)       If Statement
a.       IF STATEMENT : IF(logical_test;value_if_true;value_if_false)
IF adalah fungsi dasar logika dalam Excel. IF dapat digabungkan dengan AND atau OR untuk penggunaan logika yang lebih kompleks. Untuk lebih jelas, silahkan gunakan latihan di bawah ini:
Masukkan A pada cell A1 dan Masukkan B pada cell A2
Pada cell B1 ketikkan rumus/formula seperti ini : 
b.       =IF(A1=”A”;”TRUE”;”FALSE”), artinya kita akan menguji apakah nilai pada cell A1 = A, jika benar maka hasilnya adalah ”TRUE”, namun jika salah hasilnya ”FALSE”. Perhatikan penggunaan titik koma (;) diantara statement/argumen tergantung pada setting di komputer anda, dapat juga berupa koma (,).
Lalu copy kan rumus tersebut di cell B2, Hasil yang akan diperoleh adalah, pada cell B1 nilainya adalah ”TRUE” karena cell A1 = A, sedangkan pada cell B2 nilainya adalah ”FALSE” karena cell B1 = B, Untuk lebih jelas lihat ilustrasi gambar di bawah ini:
Gambar 26 If True or False

Catatan: Argumen pada IF STATEMENT terbatas sampai tujuh (7) argumen. 
Contoh dengan menggunakan lima argumen: =IF(A1=”A”;”PERFECT”;IF(A1=”B”;”GOOD”;IF(A1=C;”ENOUGH”; IF(A1=”D”;”BAD”;IF(A1=”E”;”VERY BAD”;”NO DATA”))))

3.1.1.         Pivot Tabel

PivotTable adalah fitur pada Excel yang memudahkan Anda melihat ringkasan data berupa tabel interaktif , padat informasi dan dapat dilengkapi dengan chart. Hasil analisa dari PivotTable biasanya menjadi dasar laporan manajemen. Pada tutorial singkat ini akan ditunjukkan langkah demi langkah pembuatan dasar PivotTable.
 Langkah membuat pivot table :
·         Jalankan program Excel 2007 dan buka file latihan yang telah Anda download tersebut. File ini merupakan file contoh fiktif data-data transaksi yang terjadi pada suatu minimarket.
·         Buka sheet transaksi.

Gambar 27 File Transaksi

·         Pilih range data A1:F43680. Anda bisa juga menempatkan kursor pada salah satu cell yang berisi data dan kemudian menekan tombol CTRL + SHIFT + *.
·         Pada ribbon, klik tab Insert dan pilih menu PivotTable | Insert PivotTable.

Gambar 28 Ribon Menu Pivot Tabel


·         Pada dialog yang muncul, pilih New Worksheet, klik tombol OK.

Gambar 29 New Worksheet

·         Suatu kotak PivotTable (PivotTable Box) akan muncul pada sheet baru. Pada kotak tersebut terdapat panel daftar field (PivotTable Field List) pada posisi sebelah kananworksheet. Gambar di bawah ini memperlihatkan tampilan PivotTable dengan enam heading fieldyang berasal dari range data yang Anda pilih sebelumnya.

Gambar 30 Pivot Table Box

·         Pada bagian bawah panel terdapat empat kotak area dimana Anda bisa masukkan field-field yang terdapat pada field list. Fungsi dari keempat kotak tersebut adalah sebagai berikut :
o    Report Filter : pada kotak ini field akan digunakan sebagai filter yang mempengaruhi hasil data pada PivotTable.
o    Column Labels : isi data dari field akan ditempatkan pada bagian kolom sesuai urutan.
o    Row Labels : isi data dari field akan ditempatkan  pada bagian baris sesuai urutan.
o    Values : nilai field yang terdapat pada kotak ini akan ditampilkan sebagai perhitungan summary dari count, sum, average, dan lain-lain.
·         Susunlah penempatan kombinasi field sebagai berikut:
o    Field nama_kategori ditempatkan pada  kotak Column Labels.
o    Field nama_cabang ditempatkan pada kotak  Row Labels.
o    Field jumlah_unit ditempatkan pada kotak Values. 
·         Perhatikan pada saat ditempatkan di kotak Values, nama field jumlah_unit akan berubah menjadi Sum of jumlah_unit.

Ini menunjukkan bahwa field adalah menggunakan tipe perhitungan sum (penjumlahan) dari field jumlah_unit
Gambar 31 Field Jumlah_Unit

·         Hasil pengaturan di atas pada area PivotTable akan terlihat seperti gambar berikut.
Gambar 32 Pivot Table Hasil Pengaturan

Dari gambar, kita dapat melihat betapa mudahnya melihat laporan penjualan dari tiap kategori produk pada tiap cabang.
·         Field baru ini memiliki hasil yang sama dengan field sebelumnya. Tentunya bukan ini yang kita inginkan
Kembali ke area Values, klik tombol panah bawah pada field Sum of jumlah_unit2. Pilih menuValue Field setting

Gambar 33 Value Field Seting

  • Klik tombol OK.
  • Pada area PivotTable, kita sekarang mendapatkan dua summary yang berbeda, yakni :
    • nilai total unit penjualan (sum).
    • jumlah transaksi (count).
·         selesai
       Harga Sayur Paling Murah
        Sum of nilai_jual
       PHI Mini Market - Jakarta Pusat 01
        Rp  22,163,243,750
Sayur-Sayuran
        Rp  22,163,243,750
       PHI Mini Market - Makassar 01
        Rp  22,029,257,230
Sayur-Sayuran
        Rp  22,029,257,230
       PHI Mini Market - Surabaya 01
        Rp  21,529,527,380
Sayur-Sayuran
        Rp  21,529,527,380
       Grand Total
         Rp  65,722,028,360
Table 4 Contoh Pivot table harga

Gambar 34 Contoh Grafik Harga Sayuran

3.1.              Microsoft Visio ( Flowchart )

Microsoft Visio (atau sering disebut Visio) adalah sebuah program aplikasi komputer yang sering digunakan untuk membuatdiagramdiagram alir (flowchart), brainstorm, dan skema jaringan yang dirilis oleh Microsoft Corporation. Aplikasi ini menggunakan grafik vektor untuk membuat diagram-diagramnya.
Visio aslinya bukanlah buatan Microsoft Corporation, melainkan buatan Visio Corporation, yang diakusisisi oleh Microsoft pada tahun 2000. Versi yang telah menggunakan nama Microsoft Visio adalah Visio 2002, Visio 2003, dan Visio 2007 yang merupakan versi terbaru. Visio 2007 Standard dan Professional menawarkan antarmuka pengguna yang sama, tapi seri Professional menawarkan lebih banyak pilihan template untuk pembuatan diagram yang lebih lanjut dan juga penataan letak (layout). Selain itu, edisi Professional juga memudahkan pengguna untuk mengoneksikan diagram-diagram buatan mereka terhadap beberapa sumber data dan juga menampilkan informasi secara visual dengan menggunakan grafik.
a.       Versi-versi visio :
·         Visio 5.0
·         Visio 2000
·         Microsoft Visio 2002 (dikenal juga dengan sebutan Visio XP)
·         Microsoft Office Visio 2003
·         Microsoft 2007
·         Microsoft Office Visio 2010
b.       Format berkas :
·         *.VSD
·         *.VSS
·         *.VST
·         *.vdx
·         *.vsx
·         *.vtx

3.1.1.         Pengertian Dasar dan Simbol Flowchart

Flowchart merupakan gambar atau bagan yang memperlihatkan urutan dan hubungan antar proses beserta instruksinya. Gambaran ini dinyatakan dengan simbol. Dengan demikian setiap simbol menggambarkan proses tertentu. Sedangkan hubungan antar proses digambarkan dengan garis penghubung.
Flowchart ini merupakan langkah awal pembuatan program. Dengan adanya flowchart urutan poses kegiatan menjadi lebih jelas. Jika ada penambahan proses maka dapat dilakukan lebih mudah. Setelah flowchart selesai disusun, selanjutnya pemrogram (programmer) menerjemahkannya ke bentuk program dengan bahsa pemrograman.

Gambar 35 Simbol-simbol Flowchart

3.1.1.         Kaidah-kaidah pembuatan Flowchart

Dalam pembuatan flowchart tidak ada rumus atau patokan yang bersifat mutlak. Karena flowchart merupakan gambaran hasil pemikiran dalam menganalisa suatu masalah dengan komputer. Sehingga flowchart yang dihasilkan dapat bervariasi antara satu pemrogram dengan pemrogram lainnya.
Namun secara garis besar, setiap pengolahan selalu terdiri dari tiga bagian utama, yaitu;
1.       Input berupa bahan mentah
2.       Proses pengolahan
3.       Output berupa bahan jadi.



Untuk pengolahan data dengan komputer, dapat dirangkum urutan dasar untuk pemecahan suatu masalah, yaitu;
·       START: berisi instruksi untuk persiapan perlatan yang diperlukan sebelum menangani  pemecahan masalah.
·         READ: berisi instruksi untuk membaca data dari suatu peralatan input.
·         PROCESS: berisi kegiatan yang berkaitan dengan pemecahan persoalan sesuai dengan data yang dibaca.
·         WRITE: berisi instruksi untuk merekam hasil kegiatan ke perlatan output.
·         END: mengakhiri kegiatan pengolahan

Gambar 36 Proses Pembuatan Grafik Flowchart

Gambar berikut memperlihatkan flowchart dari kegiatan dasar diatas.
Dari gambar flowchart di atas terlihat bahwa suatu flowchart harus terdapat proses persiapan dan proses akhir. Dan yang menjadi topik dalam pembahasan ini adalah tahap proses. Karena kegiatan ini banyak mengandung variasi sesuai dengan kompleksitas masalah yang akan dipecahkan. Walaupun tidak ada kaidah-kaidah yang baku dalam penyusunan flowchart, namun ada beberapa anjuran yaitu:
·         Hindari pengulangan proses yang tidak perlu dan logika yang berbelit sehingga jalannya proses menjadi singkat
·         Penggambaran flowchart yang simetris dengan arah yang jelas.
·         Sebuah flowchart diawali dari satu titik START dan diakhiri dengan END.

Contoh Flowchart Penanaman Cabai Rawit :

Gambar 37 Flowchart Penanaman Cabai Rawit

3.1.              Internet
nternet sendiri berasal dari kata  interconnection-networking, merupakansistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan standar Internet ProtocolSuite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna di seluruh dunia. Manakala Internet (huruf ‘I’ besar) ialah sistem komputer umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah ini dinamakan internetworking.

Gambar 38 Jaringan Internet

3.1.1.         Account Gmail

Gmail memiliki fitur filter dan juga filter label agar memudahkan penggunanya mengelaola akun email Gmail mereka. Fungsi filter ini berfungsi untuk menyaring email yang masuk. Tujuannya adalah email-email yang masuk itu agar diketahui dari siapa datangnya email tersebut. Setelah membuat filter maka agar mudah untukmelakukan highlight terhadap email tersebut, maka digunakanlah fitur Label. Fitur Label ini dapat memberi warna untuk setiapFilter yang kita buat, sehingga kita akan dapat dengan mudah menemukan filter yang kita cari berdasrkan label.
1. Login ke Akun Gmail anda. Di sudut kanan bagian atas anda akan menemukan icon seperti di bawah ini.

Gambar 39 Icon Seting

2.       Silakan anda klik bagian yang di beri warna merah di atas.Setelah anda klikmaka akan muncul opsi seperti atau dengan klik seting/setelan,

Gambar 40 Menu Seting/Setelan

3.       Setelah memilih opsi Setting, maka akan muncul seperti gambar di bawah ini dan  Pada gambar di bawah ini kita dapat melihat terdapat banyak tab opsi yang bisa kita pilih. Fokus kita hanya akan tertuju pada 2 tab opsi, yaitu Labels. dan Filter

Gambar 41 Tab Setelan/Seting

4.       Langkah selanjutnya adalah kita akan membuat Label terlebih dahulu. Silakan klik tab Labels, lalu scroll sedikit ke bawah dan anda akan menemukan Pilihan Create New Label/ Buat label baru seperti gambar dibawah ini:

Gambar 42 Buat Label Baru

5.       Setelah itu akan muncul box seperti di bawah ini dan Silakan anda buat Label baru. Disini sebagai contoh saya membuat Label dengan nama: Agro. Setelah itu silakan anda Klik button Create/Buat untuk membuat Label baru

Gambar 43 Tab Buat  Label Baru

6.       Langkah selanjutnya adalah kita akan membuat filer. Silakan anda klik Tab opsi Filters. Setelah itu akan muncul seperti gambar di bawah ini (jika anda belum pernah membuat filter sebelumnya maka tidak akan ada filter-filter seperti yang ada pada contoh gambar dibawah ini) :

Gambar 44 Buat Filter Faru

7.       Lalu silakan anda scroll mouse sampai paling bawah, dan anda akan menemukan Button: Create a New Filter/ buat filter baru, Lalu setelah anda klik button Create a new filter. akan muncul dialog box seperti di bawah ini:

Gambar 45 Tab Buat Filter Baru

Disana dapat anda lihat kita dapat membuat filter email berdasarkan Opsi-opsi yang ada. Misalkan kita ingin mengelompokkan email berdasarkan siapa pengirim email kita, maka disana pada kolom From kita isi email seseorang akan kita jadikan filter. Misalnya anda ingin membuat filter bahwa setiap ada email baru dari bos, maka email tersebut akan di kelompokkan pada filter Bos. Maka silakan anda isi kolom From disana dengan email Bos Anda. (misal bos@bos.com), atau anda hanya ingin mengisi kolom sujek saja (seperti yang di tunjuk anak panah di atas), itu artinya anda dapat menerima semua pesan masuk dari semua alamat email yang menggunakan subject Agro dan akan mengelompokannya berdasarkan subject tersebut.

8.       Langkah selanjutnya adalah, anda mengelompokkan filter yang telah anda buat ke dalam Label yang telah kita buat sebelumnya pada Step nomor 3 tadi dan Silakan anda centang Apply the Label dan pilih Label yang telah anda buat sebelumnya, Setelah itu akan menjadi seperti ini dan silahkan anda memilih opsi creat untuk membuat filter baru.

Gambar 46 Menyisipkan Folder Label

9.       Setelah selesai memnbuat Label dan Filter. Silahkan anda melihat ke sisi Sidebar akun Gmail anda, disana sudah terlihat Filter dan Label yang sudah anda buat.

Gambar 47 Folder Label & Filter Pada Sidebar

10.       Berikut ini adalah contoh email-email yang sudah di beri Filter dan Label terdapat tanda merah di pesan masuk:

Gambar 48 Hasil Label & Filter

11.       Selesai

3.1.1.         Account Blog

Blog berasal dari kata Web dan Log (WEBLOG) yang berarti catatan online (yang berada di web).  Pengertian yang lebih lengkap, blog adalah situs web yang berisi tulisan, artikel atau informasi bermanfaat yang diupdate (diperbaharui) secara teratur dan dapat diakses secara online baik untuk umum maupun pribadi. Berikut adalah ciri-ciri blog secara umum:
1.       Memiliki Nama dan Alamat yang bisa diakses secara online
2.       Memiliki tujuan
3.       Memiliki isi atau postingan yang berupa artikel, catatan, dan informasi lainnya
4.       Postingan atau isi blog terarsip (tersimpan sesuai tanggal, bulan dan tahun posting)
5.       Isi Blog umumnya selalu bertambah atau terupdate sesuai dengan tujuan blog
Tujuan Blog Secara Umum, antara lain :
·         Menyampaikan informasi yang bermanfaat untuk diri sendiri maupun bagi orang lain
·         Memberikan keuntungan bagi diri sendiri maupun orang lain
·         Menyalurkan hobby dan mengisi waktu luang dengan kegiatan yang positif
·         Berkarya atau aktualisasi diri
·         Saling bertukar pengetahuan dengan pembaca, blogger menulis, pengunjung memberikan tanggapan atau komentar
·         Berbagi pengalaman 
·         berbagi software berguna, seperti foto, film/video, dokumen, dsb
·         banyak lagi, sesuai dengan jenis / topik yang diangkat
Karena blog bermacam-macam jenisnya, maka tujuan blog juga dipengaruhi oleh jenis blog tersebut.
misal :
·         Tujuan Blog Pribadi : bertujuan untuk memberikan informasi yang update tentang diri pemilik blog. Seputar pengalaman, hal-hal yang berkesan, catatan harian, catatan perjalanan pribadi, dan sebagainya
·         Tujuan Blog Kesehatan : bertujuan untuk memberikan informasi kesehatan terkinis
·         Tujuan Blog bisnis : bertujuan untuk memberikan informasi terkini seputar bisnis sebuah perusahaan

Langkah-langkah membuat blog di Bloger :
1.       Buka alamat www.blogger.com dan masukkan username dan password Gmail anda.
2.       Dalam halaman dasbor anda akan melihat gambar anda, dan di bawah gambar itu ada sebuah tombol "Blog Baru". Klik pada tombol itu untuk memulai membuat blog anda.

Gambar 49 Buat Blog Baru

3.       Formulir pembuatan blog baru akan terbuka, dan anda akan diminta melakukan 3 hal, yaitu membuat judul blog, membuat alamat subdomain dari blog baru, dan memilih template awal.

Gambar 50 Membuat Judul & Alamat Blog

4.       Pastikan nama judul, alamat blog yang anda tuliskan mengandung kata kunci yang anda targetkan
5.       Setelah anda selesai mengisi halaman ini silahkan anda klik icon Buat baru dibagian bawah.


        BAB IV
PENUTUP

4.1.   Kesimpulan

Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.
Aplikasi komputer adalah suatu subkelas perangkat lunak komputer yang menggunakan kemampuan komputer langsung untuk melakukan suatu tugas yang diinginkan pemakai. Contoh utama perangkat lunak aplikasiadalah program pengolah kata, lembar kerja, dan pemutar media. Kumpulan aplikasi komputer yang digabung menjadi suatu paket biasanya disebut paket atausuite aplikasi (application suite). Contohnya adalah Microsoft Office dan OpenOffice.org, yang menggabungkan suatu aplikasi pengolah kata, lembar kerja, serta beberapa aplikasi lainnya. Aplikasi-aplikasi dalam suatu paket biasanya memiliki antarmuka pengguna yang memiliki kesamaan sehingga memudahkan pengguna untuk mempelajari dan menggunakan tiap aplikasi. Umumnya aplikasi-aplikasi tersebut memiliki kemampuan untuk saling berinteraksi sehingga menguntungkan pemakai. Contohnya, suatu lembar kerja dapat dimasukkan dalam suatu dokumen pengolah kata walaupun dibuat pada aplikasi lembar kerja yang terpisah.
Mempelajari dan menggunakan aplikasi computer ini memang sangat bermanfaat dalam hal membantu kita dalam menyelesaikan tugas-tugas atau kebuthan kerja ataupun informasi yang ingin kita ketahui melalui jejaring internet atau social media.


DAFTAR PUSTAKA



http://azuharu.net/windows/shortcut-microsoft-office-word/
http://globalthenews.blogspot.com/2012/11/fitur-fitur-microsoft-word-2007.html
http://hervandhaerna.wordpress.com/2012/12/20/cara-menggunakan-formula-pada-tabel-di-ms-word/
http://www.computer1001.com/2008/10/cara-membuat-mail-merge-di-word-2007.html
http://www.doocu.co/pdf/search/pengertian+microsoft+excel+dan+fungsinya
http://01090031putri6ppi1.wordpress.com/2012/04/20/apa-fungsi-fitur-print-area-pada-microsoft-excel-2007/
http://umardanny.com/cara-menggunakan-rumus-vlookup-dan-hlookup-pada-ms-excel/
http://www.wikihow.com/Create-Pivot-Tables-in-Excel
http://5t4t15t1c5.wordpress.com/2008/11/19/pivot-table-pada-ms-excel-2007/
http://www.nayari-return.com/2012/05/fungsi-if-pada-excel-dan-soal-fungsi-if.html
http://blog.ub.ac.id/dwidarningasih/2013/05/07/microsoft-visio/
http://www.excelhonour.org/flow-chart-cara-menggunakan-komputer-di-lab/
http://www.search-document.com/doc/1/pengertian-microsoft-visio.html
http://belajar-komputer-mu.com/pengertian-internet/
http://blog.fastncheap.com/fitur-filter-dan-label-pada-gmail-untuk-mempermudah-pengelolaan-email/#ixzz31PEQKydF
http://www.krtutorplus.com/2007/04/bikin-blog.html


Tidak ada komentar:

Posting Komentar