APLIKASI KOMPUTER
“Ms.Office,
Ms.Excel, Ms.Visio dan Internet”
Papper Ini Diajukan Untuk Memenuhi
Tugas Akhir Semster II Matakuliah Aplikasi Komputer
Oleh:
AYU
ROSMIATI
1137060016
AGROTEKNOLOGI 2-A
1137060016
AGROTEKNOLOGI 2-A
FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN GUNUNG DJATI
BANDUNG
2014
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur Alhamdulillah, Saya panjatkan kehadirat
Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta hidayah-Nya dan inayah-Nya,
Sehingga penulis dapat menyelesaikan Paper yang berjudul “Aplikasi Komputer”.
Dengan terselesaikannya tugas paper ini saya mengucapkan
terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses pembuatan paper
ini.
Saya menyadari bahwa dalam penyusunan paper ini, Masih
banyak terdapat kekeliruan, Seperti pepatah tak ada gading yang tak
retak, Saya akan sangat berlapang dada dan berbesar hati menerima saran dan
kritik yang sifatnya membangun, Bermanfaat bagi kelanjutan pembuatan paper yang
selanjutnya.
Bandung,
2014
Penyusun
DAFTAR ISI
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR TABEL
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1.
Latar Belakang
Komputer berasal dari kata bahasa
Yunani Computare yang berarti memperhitungkan atau menggabungkan
bersama-sama. Kata com berarti menggabungkan dalam pikiran atau
secara mental, sedangkan putare berarti memikirkan perhitungan atau
penggabungan. Dalam bahasa Inggris To Compute yang artinya
menghitung.
Secara umum Komputer dapat diartikan
sebagai “suatu perangkat elektronik atau sekumpulan perangkat elektronik yang
bekerja secara otomatis, terintegrasi dan terkoordinasi yang dapat melakukan
tugas-tugas tertentu (misalnya menerima, menyimpan, mengolah dan menyajikan Data),
dikendalikan serta dikontrol oleh instruksi atau program yang tersimpan di
dalamnya (mesin)”.
Menurut pengertian di atas, Komputer
terdiri dari sekumpulan perangkat serta instruksi atau program yang dalam
kenyataannya satu sama lain tidak bisa dipisahkan, baik di antara perangkat
(mesin) itu sendiri maupun antara mesin dengan instruksi atau program. Semuanya
merupakan satuan yang saling bekerja sama dan saling tergantung satu sama lain.
Karena itu komputer juga merupakan suatu sistem. Adapun Jenis-jenis Komputer yaitu :
1)
Super
Computer
Jenis komputer ini biasanya menghabiskan biaya yang
sangat mahal. Pada sebagian besar jenis dari komputer ini, super komputer
terdiri dari gabungan beberapa komputer yang mempunyai kinerja tinggi yang
bekerja secara paralel sebagai sebuah sistem tunggal. Superkomputer yang paling
terkenal saat ini adalah Superkomputer Cray.
2)
Mainframe
Mainframe (bahasa sehari-hari sering disebut sebagai
Besi Besar) adalah komputer yang digunakan terutama oleh organisasi-organisasi
besar untuk aplikasi kritis, biasanya pengolahan data massal seperti sensus,
statistik industri dan konsumen, perencanaan sumber daya perusahaan, dan proses
transaksi keuangan.
Istilah awalnya dimaksud lemari besar yang menampung
para central processing unit dan memori utama komputer awal. Kemudian istilah lemari
besar yang menampung para central processing unit dan memori utama computer awal. Belakangan
istilah ini digunakan untuk membedakan high-end mesin komersial dari unit
kurang kuat.
3)
Workstation
Workstation sebenarnya adalah sebuah komputer
desktop yang memiliki prosesor yang lebih kuat, memori tambahan dan peningkatan
kapabilitas.
4)
Mini
Computer
Istilah Minicomputer sudah jarang digunakan,
sekarang biasa disebut dengan Mid-Range Server. Kekuatan dari komputer jenis
ini masih di bawah Mainframe.
5) Mikro
computer
Komputer yang menggunakan peralatan chip komputer
disebut dengan mikrokomputer atau mikroprosesor. Walaupun istilah tersebut
kadang digunakan bergantian, akan tetapi sebenarnya antara mikroprsessor dan
mikrokomputer berbeda. Mikroprossesor merupakan chip tunggal.
1.2.
Tujuan
·
Untuk mengetahui dan mempelajari pengaplikasian
komputer.
·
Untuk menambah pengetahuan mengenai
pengaplikasian komputer.
·
Untuk memahami pemanfaatan teknologi komputer.
·
Memperdalam ilmu yang telah diperoleh
dalam perkuliahan dalam hal pengaplikasian komputer.
·
Sebagai salah satu persyaratan untuk
memenuhi salah satu tugas Matakuliah aplikasi komputer.
BAB II
DASAR TEORI
2.1.
Pengenalan Microsoft Office
Microsoft
Office adalah sebutan untuk paket
palikasi perkantoran buatan Microsoft dan dirancang untuk dijalankan di bawah
sistem operasi Windows. Beberapa aplikasi di dalam Microsoft Office yang
terkenal adalah :
·
Microsoft
Word
·
Microsoft
Excel
·
Microsoft
Outlook
·
Microsoft
PowerPoint
·
Microsoft
Access
·
Microsoft
FrontPage
·
Microsoft
InfoPath
·
Microsoft
MapPoint
·
Microsoft
Visio
·
Microsoft
Office Picture Manager
·
Microsoft
Project
·
Microsoft
Publisher
·
Microsoft
Office OneNote
·
Microsoft
Office Communicator
·
Microsoft
Office InterConnect
·
Virtual
PC
·
Microsoft
Update
·
Microsoft
Office Live
·
Microsoft
Office Online
·
Microsoft
Office Update
·
Microsoft
Binder
·
Microsoft
Schedule Plus
·
Microsoft
Mail
·
Microsoft
Outlook Express
·
Microsoft
Vizact 2000
·
Microsoft
PhotoDraw
·
Microsoft
Photo Editor
·
Microsoft
Office Project
2.2.
Perkembangan
Microsoft Office
1.
Microsoft
Office 3.0. Ternyata
yang pertama dirilis adalah versi 3.0. Pada versi ini hanya tersedia untuk OS
Windows.
2.
Microsoft
Office 4.0. Dirilis
pada tahun 1994. Berisi Word 6.0, Excel 5.0, PowerPoint 4.0, Mail and Access.
3.
Microsoft
Office 4.3. Seri ini
merupakan seri dengan 16-bit yang terakhir dan juga versi terakhir yang
mendukung Windows 3.x, Windows NT 3.1 dan Windows NT 3.5
4.
Microsoft
Office 95.Atau juga
dikenal dengan versi 7.0. Versi ini menggunakan 32-bit agar cocok dengan
Windows 95. Office 95 tersedia dalam dua versi, Office 95 Standard dan Office
95 Professional. Yang versi standar terdiri dari Word 7.0, Excel 7.0,
PowerPoint 7.0 dan Schedule+7.0. Versi professional terdiri dari semua yang ada
di standar ditambah dengan Access 7.0.
5.
Microsoft
Office 97. (Office
8.0), Versi ini dirilis dengan banyak fitur dan pengembangan dibandingkan versi
sebelumnya. Pengenalan terhadap command bar, sesuatu hal yang baru dimana menu
dan toolbar dibuat lebih mirip dengan visual design-nya. Office 97 juga
memiliki fitur Natural Language System dan Sophisticated Grammar Checking. Ini
versi yang pertama kalinya menggunakan Office Assistant.
6.
Microsoft
Office 2000.
(Office 9.0) Pada versi ini bayak opsi - opsi disembunyikan. Tentunya opsi
tersebut juga penting, tetapi kecil penggunaannya oleh orang awam. Jika ingin
digunakan opsi ini dapat dimunculkan. Salah satunya adalah Macro. Mengapa
disembunyikan? Karena bisa menyebarkan virus macro. Office 2000 adalah versi
terakhir yang bisa dijalankan di Windows 95. Pada versi ini juga tidak ada
Product Activation. Product activation mulai ada di versi selanjutnya.
7.
Microsoft
Office XP. Bisa
disebut sebagai versi 10.0 atau office 2002, merupakan upgrade besar - besaran
dengan banyak perkembangan dan perubahan. Office XP mengenalkan fitur Safe
Mode. Memungkinkan aplikasi contohnya Outlook untuk bisa booting ketika terjadi
kesalahan. Safe mode memungkinkan Office untuk mendeteksi, membetulkan atau
mem-bypass sumber dari permasalahan system, seperti registry yang corrupt. Lalu
adanya fitur Smart Tag yang memungkinkan mengingatkan user bila ada pengetikan
yang salah ejaan. Tetapi pada Office ini Smart Tag hanya bisa dijalankan di
Word dan Excel. Office XP juga terintegrasi dengan perintah suara dan
pendiktean kata, sebaik mungkin seperti penulisan tangan. Di versi ini ada
product activation. Office XP mendukung Windows 98, ME, NT 4.0. Office XP juga
dikenal sebagai yang pertama untuk versi Office yang bisa berjalan baik di OS
Vista.
8.
Microsoft
Office 2003.
(Office 11.0). Sesuai namanya, versi ini dirilis pada tahun 2003. Dengan fitur
logo baru. Dua aplikasi baru juga ada yaitu, Microsoft InfoPath dan OneNote.
Ini versi yang pertama kalinya menggunakan gaya Windows XP beserta Icon-nya.
Outlook 2003 memberikan fungsi yang telah berkembang seperti Kerberos
authentication, RPC over HTTP, dan Cached Exchange Mode. Pada versi ini juga
ada penyaring junk mail yang telah dikembangkan. Office 2003 merupakan versi
terakhir yang mendukung Windows 2000. Versi ini juga merupakan versi yang
paling banyak dipakai.
9.
Microsoft
Office 2007.
(Office 12.0). Versi ini dirilis tahun 2007. Memiliki fitur baru. Juga adanya
Groove, sebuah aplikasi kolaborasi. Office 2007 memiliki design tampilan baru
yang bernama Fluen User Interface. Lalu adanya Ribbon UI sebagai pengganti menu
dan toolbar. Untuk penginstallannya membutuhkan minimal Windows XP SP 2. Pada
tahun 2009 Office ini sudah banyak dipakai sekarang dan mulai menggeser
kedudukan Office 2003.
10.
Microsoft
Office 2010.
(Office 14.0). merupakan versi Microsoft office terbaru dan sesuai namanya
dirilis pada tahun 2010.
BAB III
PEMBAHASAN
3.1.
Microsoft Word
Microsoft
Word (MS Word) merupakannprogram untuk mengolah kata. Program ini bisa digunakan untuk menulis dokumen misalnya karya tulis, skripsi, novel, dan sebagainya. Selain menulis dokumen, MS
Word juga dapat digunakan untuk bekerja dengan tabel, menulis teks dengan
kreasi, menyisipkan gambar, maupun yang lainnya.
Secara
default tampilan area kerja program MS Word 2007
terdiri atas Title Bar, Office Button, Quick Access Toolbar, MenuBar, Ribbon,
Ruler, Status BardanView Toolbar.
Adapun hal-hal yang dipelajari ialah:
3.1.1.
Dasar-dasar Penyuntingan
Jika terjadi
kesalahan pada saat pengetikan naskah, berikut adalah tatacara atau perintah
yang dapat digunakan
untuk memperbaiki kesalahan pengetikan.
1.
Backspace untuk
menghapus satu karakter di kiri kata
yang dimaksud
2.
Delete menghapus
karakter di kanan kata yang
dimaksud
3.
Repeat (ctrl + Y)
4.
Undo (ctrl + Z)
5.
Memilih (Menyorot) Teks “Mouse”,
Pemilihan/penyorotan beberapa teks yang letaknya terpisah – pisah, lakukan
pemilihan sambil menekan ctrl. Pemilihan seluruh isi dokumen , gunakan tab
home, dalam group Editing klik
select,
lalu klik select all.
Pemilihan
seluruh teks yang memiliki format teks sejenis, gunakan tab home, dalam group
Editing klik select,
klik select tekt with similiar
formatting.
6. Mengatur
Format Teks dengan Kotak Dialog
7.
Mengatur format teks atau karakter
dengan kotak dialog font
·
Klik Size
·
Klik Font
color
·
Klik Underline
style
·
Tentukan
effects, klik ok
8.
Mengatur format teks dengan kotak dialog
·
Strikethrough, Mencetak teks
dengan coret garis tunggal
·
Double Strikethrough, Coret garis ganda
·
Superscript, Tampilan lebih kecil & naik
·
Subscript, Tampilan kecil dan turun
·
Shadow, Mencetak Teks dengan diberi bayangan
·
Outline, Garis Luar pada setiap karakter
·
Emboss, Teks dengan karakter timbul
·
Engrave, Teks dengan karakter dipahat/diukir
·
Small Caps, Teks dengan tampilan huruf kapital lebih kecil
·
All Caps, Teks dengan tampilan semua huruf kapital
·
Hidden, Menyembunyikan huruf tertentu agar tidak turut
dicetak
9.
Mengatur jarak antar karakter
·
Pilih teks
·
Tab home à
group font à font dialog box launcher
·
Klik tab character
spacing
·
Pada daftar
pilihan scala, tentukan scala
·
Pada daftar
pilihan scala, tentukan spasi
·
Pada daftar
pilihan position, tentukan letak karakter suatu baris
·
ok
10.
Membuat Drop cap
Pembuatan
drop cap digunakan untuk membuat huruf awal yang ukurannya berbeda (lebih
besar) daripada ukuran selanjutnya.
Langkah
membuat Drop Cap :
·
Klik menu Insert,
·
Letakan kursor diawal hurup atau awal
kata, Kemudian klik Drop Cap.
1. Cross-Reference
Digunakan
untuk melihat daftar sub sub menu yang telah dicatat pada jendela Ms.Word.
Langkah-langkah
membuat atau melihat Cross-reference:
·
Membuka Menu References
·
pada ribbon menu terdapat Captions
·
pilih Cross-reference
2. Menambahkan tanggal pada dokumen
·
Buka kembali
file tugas drop cap
·
Letakkan
kursor di tengah di bawah judul.
·
Klik tab menu
Insert > Date&Time.
·
Pada kotak dialog yang muncul, pilih fomat
tanggalnya (lihat gambar) pada bagian Available format, Language : Indonesia,
aktifkan Update Automatically. Kemudian klik OK.
3.1.2.
Numbering
·
Pada Insert tab, Header
& Footer, klik Page Number.
·
Pilih
letak nomor halaman:
- Top of Page, untuk menempatkan nomor
halaman di bagian atas (header).
- Bottom of Page, untuk menempatkan nomor
halaman di bagian bawah (footer).
- Page Margins, untuk menempatkan nomor
halaman di dekat marjin halaman.
- Current Position, untuk menempatkan nomor
halaman di posisi kursor.
·
Klik
bentuk nomor halaman yang diinginkan dari galeri.
·
Tutup
header/footer dengan mengklik ganda pada area dokumen atau klik tombol Close Header and Footer.
1. Section
break (beda format halaman)
Misalnya, merubah format nomor
halaman dari 1,2,3 ke format i,ii,iii.
·
Klik
ganda pada header/footer tempat nomor halaman berada untuk memunculkan Header
& Footer Tools.
·
Pada Design tab, Header
& Footer, klik Page Number, dan kemudian klikFormat Page
Numbers.
·
Di
kotak dialog PageNumber Format, bagian Number format,
klik tanda panah dan pilih gaya penomoran yang diinginkan.
·
Klik OK.
2. Page Nomber
·
Klik
ganda pada header/footer untuk memunculkan Header & Footer Tools.
·
Pada Design tab, Header
& Footer, klik Page Number, dan kemudian klikFormat Page
Numbers.
·
Di
kotak dialog PageNumber Format, bagian Page numbering,
pillih:
·
Continue
from previous section,
untuk melanjutkan nomor halaman dari section sebelumnya.
·
Start
at dan isi nomor pada kotak di sampingnya,
untuk memulai penomoran dari nomor tertentu.
·
Klik OK.
3. Mengubah
Penomoran Halaman
·
Klik
ganda pada header/footer untuk memunculkan Header & Footer Tools.
·
Pada Design tab, Header
& Footer, klik Page Number, dan kemudian klikFormat Page
Numbers.
·
kotak
dialog PageNumber Format, bagian Page numbering,
pillih:
·
Continue
from previous section,
untuk melanjutkan nomor halaman dari section sebelumnya.
·
Start
at dan isi nomor pada kotak di
sampingnya, untuk memulai penomoran dari nomor tertentu.
·
Klik OK
4. Merubah
Jenis dan Ukuran Font Halaman
·
Klik
ganda pada header/footer tempat nomor halaman berada untuk memunculkan Header
& Footer Tools.
·
Pilih/sorot
nomor halaman.
·
Pada
mini toolbar yang muncul, lakukan format yang diinginkan.
5. Membuat
letak nomor halaman yang berbeda di Halaman ganjil dan genap
Seperti contoh di atas, halaman ganjil memiliki nomor
halaman di sebelah kanan. Pada halaman genap, nomor halaman di sebelah kiri.
· Klik
ganda pada header/footer tempat nomor halaman berada untuk memunculkan Header
& Footer Tools.
Pada Design tab,
grup Options, centang kotak Different Odd & Even Pages.
·
Pada
halaman ganjil, buat nomor halaman di sebelah kanan.
·
Kemudian
pindah ke halaman genap, dan buat nomor halaman dengan posisi di sebelah kiri.
·
Selanjutnya
setiap kita menambah halaman baru, maka posisi nomor halaman akan mengikuti
format yang telah dibuat.
1.
Membuat letak nomor halaman pertama
yang berbeda pada setiap Baris
Seperti contoh pada gambar, halaman
pertama pada setiap bab akan berbeda posisinya dengan halaman-halaman yang
lain. Biasanya untuk pengaturan seperti ini, ada yang memisahkan setiap bab
dalam dokumen yang berbeda.Tetapi dengan penggunaan section break maka
kita dapat menggabungkan beberapa bab dalam satu dokumen yang sama. Lebih
jelasnya tentang penggunaan section break dapat dilakukan langkah-langkah :
·
Klik
ganda pada header/footer untuk memunculkan Header & Footer Tools.
·
Pada Design tab,
grup Options, centang kotak Different First Page.
·
Pada
halaman pertama, buat nomor halaman seperti contoh pada gambar.
·
Kemudian
pindah ke halaman kedua, dan beri nomor halaman di kanan atas.
·
Selanjutnya
kita akan membuat section baru untuk memisahkan antar bab. Taruh kursor di
bagian yang ingin dibuat section baru (contoh pada gambar: di tulisan Chapter
2).
·
Pada Page
Layout tab, Page Setup, klik Breaks.
·
Dalam
grup Section Breaks, pilih jenis break Next Page.
Sekarang lihat format nomor halaman pada section 2 akan sama dengan section 1.
·
Selanjutnya
bila kita ingin menambahkan bab baru, ikuti langkah 5-7.
b.
Membuat Format Nomor Halaman Yang
Berbeda Dalam Dokumen Yang Sama
Seperti contoh pada gambar, halaman
Daftar Isi menggunakan format angka romawi (i, ii, iii, dan seterusnya)
sedangkan isi menggunakan angka (1, 2,
3, dan seterusnya). Pada bagian ini juga akan digunakan Section Break.
·
Pisahkan
antar bagian (Daftar Isi dan The Article) dengan section break.
Pilih tipe break Next Page. Tips: Kita bisa membuat
section break dahulu, baru kemudian mengetikkan isi dokumen. Tandai dengan
judul masing-masing section.
·
Pada Insert tab, Header
& Footer, klik Page Number dan pilih Format
Page Numbers.
·
Pada
bagian Number format, pilih format angka romawi. Klik OK.
·
Pada Insert tab, Header
& Footer, klik Page Number dan sekarang pilihBottom
of Page untuk menyisipkan nomor halaman.
·
Klik
ganda pada footer di Section
2 (bagian The Article). Lihat contoh pada gambar.
·
Selanjutnya
pada grup Header & Footer, klik Page Number dan
pilihFormat Page Numbers.
·
Pada Page
numbering klik Start At dan ketikkan angka 1.
Klik OK.
a.
Menghilangkan Nomor Halaman
·
Pada Insert tab,
grup Header & Footer, klik Page Number.
·
Pilih Remove
Page Numbers.
· Untuk
menghapus secara manual, klik header/footer dan pilih nomor halaman. Kemudian
tekan tombol Delete.
·
Catatan:
Jika ada membuat different first-page atau odd and even header/footer, atau memiliki section yang tidak terhubung, maka pastikan untuk menghapus setiap nomor halaman pada tiap header/footer.
Jika ada membuat different first-page atau odd and even header/footer, atau memiliki section yang tidak terhubung, maka pastikan untuk menghapus setiap nomor halaman pada tiap header/footer.
3.1.1.
Penggunaan Heading
·
Pada
menu Home, di deretan bawah menu
tersebut terdapat Styles
·
Lalu
klik pada bagian panah kecil disamping styles. Maka akan muncul kotak styles
· Letakkan
kursor pada bagian kata-kata yang akan anda masukkan kedalam daftar isi,
(misalnya Kata Pengantar, BAB 1 Pendahuluan, BAB 2 ISI dan Pembahasan, BAB 3
Penutup, dst) letakkan kursor pada setiap awal kalimat tersebut (Anda lakukan
hal tersebut pada tiap halaman).
·
Maka
kata pengantar tadi akan berubah warna menjadi warna biru
· Adapun
jika yang anda masukkan merupakan sub/bagian dari BAB, misalnya bagian dari BAB
1 yaitu Latar Belakang, Rumusan masalah, Tujuan, Manfaat, dll maka letakkan
kursor pada kata Latar Belakang, kemudian pada kotak styles-nya klik heading 2.
· Dan
jika merupakan anak bagian dari sub BAB, Misalnya pada BAB 1, Pada sub Tujuan.
memiliki sub sub Tujuan Umum dan Tujuan Khusus, maka yang anda klik adalah Heading 3.
· Maka
seterusnya seperti itu, untuk bagian dari sub sub BAB tadi maka yang di klik
adalah adalah Heading 4, dan
seterusnya seperti itu.
·
Biasanya
Sub Bab tersebut diberi nomor, misalnya 1.1 Latar Belakang, 1.2 Rumusan Masalah
1.3 Pertanyaan Penelitian, dst. Maka anda tinggal klik Numbering.
3.1.1.
Table of Figures
a.
Daftar
gambar
·
Klik kanan pada gambar dan kemudian klik Insert Caption Atau
pada References tab, Captions group, klik Insert Caption.
·
Jika label yang ingin digunakan tidak
ada, klik tombol New
Label dan beri nama
label yang baru, misalnya Gambar
·
Centang kotak Exclude label from caption,
jika tidak ingin menggunakan label pada caption
·
Di bagian Position, klik tanda
panah untuk menentukan apakah caption ditempatkan di atas (Above
selected item) atau di bawah (Below selected item)
gambar
·
Klik tombol Numbering untuk mengatur format nomor. Centang
kotakInclude chapter number, jika ingin menyertakan nomor bab
secara otomatis (judul bab harus diberi heading style). Lihat cara format judul bab dengan heading style
·
Tekan OK bila sudah selesai.
·
Ketik nama gambar setelah angka. Gunakan
cara yang sama untuk gambar-gambar yang lain.
a.
Daftar Tabel
·
Klik pada halaman untuk menaruh daftar.
Ketik judul daftar terlebih dahulu dan tekan Enter untuk memberi jarak antara judul dan
isi daftar.
·
Pada References tab, Captions group, klik Insert Table of Figures.
·
Pada Table
of Figures tab, bagian General, klik tanda
panah pada Caption label untuk memilih label daftar yang akan
dibuat
·
Untuk update daftar, klik kanan pada
daftar dan kemudian klik Update
Field.
Pilih:
Pilih:
·
Update page numbers only –
bila ada perubahan pada nomor halaman.
·
Update entire table –
bila ada perubahan format dan penambahan isi pada daftar.
3.1.1.
Mail Marge
Merupakan salah satu fasilitas dari
Microsoft Word yang memudahkan pengguna dalam membuat surat yang isinya sama
untuk penerima yang berbeda-beda. Contoh nyata yang sering menggunakan fasilitas
Mail Merge adalah surat undangan yang dibuat oleh sekolah untuk para orang tua
murid. Sebagai contoh, inilah langkah – langkah untuk membuat surat undangan
tersebut :
·
Buka
program Microsoft Word, buat dokumen seperti screenshot dibawah ini
·
Pada Mailings Tab,
klik Select Recipients, pilih Type New List
·
Ganti
judul field yang ada sesuai kebutuhan kita dengan menggunakan tombol Customize
Columns (dalam contoh ini kita hanya memerlukan field Nama, Alamat
daKota). Isi field tersebut sesuai kebutuhan
·
Klik
Ok, simpan dengan nama Undangan
·
Letakkan
kursor di sebelah tulisan Bpk/Ibu Pada Mailings Tab,
klik Insert Mail Merge, pilih Nama
·
Letakkan
kursor di bawah tulisan Bpk/Ibu Pada Mailings Tab, klik Insert
Mail Merge, pilih Alamat
·
Letakkan
kursor di bawah tulisan «Alamat», Pada Mailings Tab,
klik Insert Mail Merge, pilih Kota, sehingga
tampilan menjadi seperti screenshot dibawah ini
·
Untuk
melihat hasilnya, pada Mailings Tab klik Preview
Results, hasil akan ditampilkan per data. Klik tanda panah untuk berpindah
antar data.
·
Jika
masih ada yang ingin diubah, klik lagi Preview Results, lakukan
perubahan sesuai kebutuhan
· Jika
sudah selesai, untuk menyimpan dan mencetak hasil mail merge klik Finish
& Mergepilih Print Documents. Ada 3 pilihan:
- All untuk mencetak semua
surat.
- Current
record untuk
mencetak surat pada halaman yang aktif.
- Isi
nomor urut data pada kotak From dan To,
untuk mencetak surat yang dipilih saja.
3.1.1.
Tabel Formula
Digunakan untuk mempermudah penghitungan pada Ms.Word dengan menggunakan Formula pada Menu Layout.
Mengenal Fungsi yang sering digunakan. Ms.Word membagi fungsi
berdasarkan kelompok masing, seperti kelompok financial, date & time, math
& trig, statistical, database, dan satu kelompok untuk fungsi yang sering
digunakan (most recently used). Pada bagian ini kita akan membahas sebagian
dari fungsi yang sering digunakan tersebut. Untuk membantu penjelasannya,
perhatikan tabel berikut:
1.
Fungsi
Average(…)
Fungsi ini digunakan untuk mencari
nilai rata-rata dari sekumpulan data(range). Bentuk umum
penulisannya adalah ; =AVERAGE(number1,number1,…), dimana number1, number2, dan
seterusnya adalah range data yang akan dicari nilai rata-ratanya. Untuk mengisi
nilai rata-rata pada contoh diatas, maka rumusnya adalah =AVERAGE(E8:G8)
kemudian tekan tombol enter. Hal yang sama juga bisa dilakukan untuk mengisi
sel i8 INGAT posisi penunjuk sel harus berada pada sel i8 sebelum perintah
tersebut dilaksanakan.
2.
Fungsi Max(…)
Fungsi ini digunakan untuk mencari
nilai tertinggi dari sekumpulan data (range). Bentuk umum
penulisannya adalah ; =MAX(number1,number1,…), dimana number1, number2, dan
seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya.
Untuk mengisi sel H16 pada contoh diatas, maka rumusnya adalah =MAX(H8:H15)
3.
Fungsi Min(…)
Sama halnya dengan fungsi max, bedanya
fungsi min digunakan
untuk mencari
nilai terendah dari sekumpulan data numerik.Kita dapat mengisi sel H17 dengan
rumus =MIN(H8:H15)
4.
Fungsi Sum(…)
Fungsi SUM digunakan untuk menjumlahkan
sekumpulan data pada suatu range. Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah
=SUM(number1,number2,…). Dimana number1, number2 dan seterusnya adalah range data yang
akan dijumlahkan.
Contoh :
NO
|
NIM
|
NAMA
|
Tuga Mandiri
|
Tugas
Terstruktur
|
UTS
|
Total
|
UAS
|
NILAI
|
||
PRA
|
TEO
|
NA
|
MAX
|
|||||||
1
|
1127060042
|
Imam Muhajir
MS.
|
90,0
|
70,00
|
100
|
70
|
170
|
73
|
80.6
|
100
|
2
|
1127060043
|
Irfan
|
90,0
|
80,00
|
100
|
48
|
148
|
73
|
78.2
|
100
|
3
|
1127060044
|
IzmalFaizalMutaqin
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0
|
0.0
|
0
|
4
|
1127060045
|
JabbarSidiq Al
Hadi
|
90,0
|
70,00
|
100
|
53
|
153
|
73
|
77.2
|
100
|
5
|
1127060046
|
Listianto
|
90,0
|
80,00
|
100
|
76
|
176
|
72
|
83.6
|
100
|
6
|
1127060047
|
M. AndriSulung
K.
|
90,0
|
70,00
|
60
|
52
|
112
|
70
|
68.4
|
90
|
7
|
1127060048
|
M. David
NurAwaludin
|
90,0
|
70,00
|
100
|
49
|
149
|
74
|
76.6
|
100
|
8
|
1127060049
|
M.
RanggaPahlevi
|
90,0
|
70,00
|
100
|
56
|
156
|
75
|
78.2
|
100
|
9
|
1127060050
|
MayzulAmriSiregar
|
90,0
|
70,00
|
100
|
56
|
156
|
73
|
77.8
|
100
|
10
|
1127060051
|
Mira Handayani
|
90,0
|
70,00
|
70
|
85
|
155
|
72
|
77.4
|
90
|
3.1.
Microsoft Excel
Microsoft Excel
(MS-Excel) merupakan program aplikasi spreadsheet (lembar kerja elektronik)
canggih yang paling populer dan paling banyak digunakan saat ini. Excel akan
sangat membantu kita dalam hal menghitung, memproyeksikan, menganalisa dan
mampu mempresentasikan data dalam bentuk tabel dengan berbagai jenis tabel yang
disediakannya, mulai dari bentuk Bar, Grafik, Pie, Line dan banyak lagi.
Menu Bar,
berisi sederetan menu yang dapat digunakan, dimana setiap menu mempunyai sub
menu masing-masing sesuai dengan fungsi dari menu induknya. Misalnya Edit, akan
mempunyai sub menu yang berhubungan dengan edit data, begitu juga dengan menu
yang lainnya.
Menu ini dapat
dipilih dengan Mouse atau menggunakan tombol kombinasi ALT+huruf menu yang
bergaris bawah secara bersamaan. Misalkan kita akan memilih menu edit, maka
tekanlah tombol ALT jangan dilepas lalu tekan huruf E.
Toolbars
Standard, adalah sederetan icon-icon yang akan sering digunakan. Toolbar
digunakan agar kita dapat memilih dan menjalankan perintah dengan cepat dan
mudah.
Masing-masing
toolbar mempunyai nama dan fungsi masing-masing, untuk mengetahui namanya cukup
dengan mengarahkan pointer mouse ke icon yang dituju, tunggu sesaat, maka akan
muncul nama dari icon tersebut.
a. Toolbar Formating
b. Row Heading (Kepala Garis)
c.
Column
Heading (Kepala Kolom)
d. Cell Pointer
(penunjuk sel)
e.
Formula Bar
f.
Scroll Bar
g.
Tombol
Fungsi
← ↑ → ↓ Pindah
satu sel ke kiri, atas, kanan atau bawah
Pindah satu sel ke kanan
Enter Pindah satu sel ke bawah
Shift + Tab Pindah satu sel ke kiri
Shift + Enter Pindah satu sel ke atas
Home Pindah ke kolom A pada baris yang sedang dipilih
Ctrl + Home Pindah ke sel A1 pada lembar kerja yang aktif
Ctrl + End Pindah ke posisi sel terakhir yang sedang digunakan
PgUp Pindah satu layar ke atas
PgDn Pindah satu layar ke bawah
Alt + PgUp Pindah satu layar ke kiri
Alt + PgDn Pindah satu layar ke kanan
Ctrl + PgUp Pindah dari satu tab lembar kerja ke tab lembar berikutnya
Pindah satu sel ke kanan
Enter Pindah satu sel ke bawah
Shift + Tab Pindah satu sel ke kiri
Shift + Enter Pindah satu sel ke atas
Home Pindah ke kolom A pada baris yang sedang dipilih
Ctrl + Home Pindah ke sel A1 pada lembar kerja yang aktif
Ctrl + End Pindah ke posisi sel terakhir yang sedang digunakan
PgUp Pindah satu layar ke atas
PgDn Pindah satu layar ke bawah
Alt + PgUp Pindah satu layar ke kiri
Alt + PgDn Pindah satu layar ke kanan
Ctrl + PgUp Pindah dari satu tab lembar kerja ke tab lembar berikutnya
3.1.1.
Menu Pada Ms.Excel
Dalam Microsoft Excel terdapat 4 komponen utama yaitu :
1.
Row
Heading
Row
Heading (Kepala garis), adalah penunjuk lokasi baris pada lembar kerja yang aktif.
Row Heading juga berfungsi sebagai salah satu bagian dari penunjuk sel (akan
dibahas setelah ini). Jumlah baris yang disediakan oleh Microsoft Excel adalah
65.536 baris.
2.
Column Heading
Column Heading
(Kepala kolom), adalah penunjuk lokasi kolom pada lembar kerja yang aktif. Sama
halnya dengan Row Heading, Column Heading juga berfungsi sebagai salah satu
bagian dari penunjuk sel (akan dibahas setelah ini). Kolom di simbol dengan
abjad A – Z dan gabungannya. Setelah kolom Z, kita akan menjumpai kolom AA, AB
s/d AZ lalu kolom BA, BB s/d BZ begitu seterus sampai kolom terakhir yaitu IV
(berjumlah 256 kolom). Sungguh suatu lembar kerja yang sangat besar, bukan.
(65.536 baris dengan 256 kolom).
1.
Cell
Pointer
Cell Pointer (penunjuk sel), adalah
penunjuk sel yang aktif. Sel adalah perpotongan antara kolom dengan baris.
Sel diberi nama menurut posisi kolom dan baris. Contoh.
Sel A1 berarti perpotongan antara kolom A dengan baris 1.
2.
Formula
Bar
Formula Bar, adalah tempat kita
untuk mengetikkan rumus-rumus yang akan kita gunakan nantinya. Dalam Microsoft
Excel pengetikkan rumus harus diawali dengan tanda ‘=’ . Misalnya kita ingin
menjumlahkan nilai yang terdapat pada sel A1 dengan B1, maka pada formula bar
dapat diketikkan =A1+B1 .
3.1.1.
Menggunakan Rumus (Formula)
Rumus merupakan bagian terpenting dari Program Microsoft
Excel , karena setiap tabel dan dokumen yang kita ketik akan selalu berhubungan
dengan rumus dan fungsi. Operator matematika yang akan sering digunakan dalam
rumus adalah ;
Lambang
|
Fungsi
|
+
|
Penjumlahan
|
-
|
Pengurangan
|
*
|
Perkalian
|
/
|
Pembagian
|
^
|
Perpangkatan
|
%
|
Persentase
|
Proses
perhitungan akan dilakukan sesuai dengan derajat urutan dari operator ini,
dimulai dari pangkat (^), kali (*), atau bagi (/), tambah (+) atau kurang (-)
3.1.2.
Menggunakan Fungsi
Fungsi
sebenarnya adalah rumus yang sudah disediakan oleh Microsoft Excel, yang akan
membantu dalam proses perhitungan. kita tinggal memanfaatkan sesuai dengan
kebutuhan. Pada umumnya penulisan fungsi harus dilengkapi dengan argumen, baik
berupa angka, label, rumus, alamat sel atau range. Argumen ini harus ditulis dengan
diapit tanda kurung ().
Beberapa
Fungsi yang sering digunakan:
1)
Fungsi
Average(…)
Fungsi ini
digunakan untuk mencari nilai rata-rata dari sekumpulan data(range). Bentuk umum penulisannya
adalah =AVERAGE(number1,number2,…), dimana number1, number2,
dan seterusnya adalah range data yang akan dicari nilai rata-ratanya.
2)
Fungsi
Logika IF(…)
Fungsi ini
digunakan jika data yang dimasukkan mempunyai kondisi tertentu. Misalnya, jika
nilai sel A1=1, maka hasilnya 2, jika tidak, maka akan bernilai 0. Biasanya
fungsi ini dibantu oleh operator relasi (pembanding) seperti berikut ;
Lambang
|
Fungsi
|
=
|
Sama
dengan
|
<
|
Lebih
kecil dari
|
>
|
Lebih
besar dari
|
<=
|
Lebih kecil atau sama dengan
|
>=
|
Lebih besar atau sama dengan
|
<>
|
Tidak
sama dengan
|
3)
Fungsi
Max(…)
Fungsi ini digunakan untuk mencari
nilai tertinggi dari sekumpulan data (range). Bentuk umum penulisannya
adalah =MAX(number1,number2,…), dimana number1, number2, dan
seterusnya adalah range data (numerik) yang akan dicari nilai tertingginya.
4)
Fungsi
Min(…)
Sama halnya
dengan fungsi max, bedanya fungsi min digunakan untuk mencari nilai terendah
dari sekumpulan data numerik.
5)
Fungsi
Sum(…)
Fungsi SUM digunakan untuk
menjumlahkan sekumpulan data pada suatu range. Bentuk umum penulisan fungsi ini
adalah =SUM(number1,number2,…). Dimana number1, number2 dan seterusnya
adalah range data yang akan dijumlahkan.
6)
Fungsi
Left(…)
Fungsi left digunakan untuk
mengambil karakter pada bagian sebelah kiri dari suatu teks. Bentuk umum
penulisannya adalah =LEFT(text,num_chars). Dimana text adalah data
yang akan diambil sebagian karakternya dari sebelah kiri, num_chars adalah
jumlah karakter yang akan diambil.
7)
Fungsi
Mid(…)
Fungsi ini digunakan untuk mengambil
sebagian karakter bagian tengah dari suatu teks.
Bentuk umum pemakaian fungsi iniadalah=MID(text,start_num,num_chars).
Artinya mengambil sejumlah karakter mulai dari start_num, sebanyak num_char.
8)
Fungsi
Right(…)
Fungsi ini merupakan kebalikan dari
fungsi left, kalau fungsi left mengambil sejumlah karakter dari sebelah kiri,
maka fungsi mengambil sejumlah karakter dari sebelah kanan teks.
Bentuk umum penulisannya adalah =RIGHT(text,num_chars).
Dimana text adalah data yang akan diambil sebagian karakternya dari sebelah
kanan, num_chars adalah jumlah karakter yang akan diambil.
9)
Fungsi
HLOOKUP dan VLOOKUP
Fungsi HLOOKUP dan VLOOKUP digunakan
untuk membaca suatu tabel secara horizontal (VLOOKUP) atau secara vertikal
(VLOOKUP). Bentuk umum penulisan fungsi ini adalah :
=HLOOKUP(Lookup_value,
Table_array, Row_index_num,…)
=VLOOKUP(Lookup_value,
Table_array, Col_index_num,…)
Dari rumus diatas, dapat dilihat
bahwa bedanya hanya pada nomor indeksnya saja, jika memakai HLOOKUP, maka
digunakan nomor indeks baris (Row_index_num), tapi kalu pakai VLOOKUP digunakan
nomor indeks kolom (Col_index_num). Nomor indeks adalah angka untuk menyatakan
posisi suatu kolom/baris dalam tabel yang dimulai dengan nomor 1 untuk
kolom/baris pertama dalam range data tersebut.
10)
Fungsi-If
pada Microsoft Excel dapat digunakan sebagai formula logika untuk menghitung atau menentukan nilai sebuah pernyataan dimana fungsi IF akan memberikan nilai tertentu jika logika benar atau salah.
pada Microsoft Excel dapat digunakan sebagai formula logika untuk menghitung atau menentukan nilai sebuah pernyataan dimana fungsi IF akan memberikan nilai tertentu jika logika benar atau salah.
Mencoba secara sederhana bagaimana
sebuah rumus fungsi IF digunakan.
Contoh pertama:
"Seseorang dinyatakan LULUS jika
nilai ujian lebih besar atau sama dengan 60"
Maka rumus menggunakan fungsi if dalam Excel pada sel C7 yang terdapat pada data diatas adalah sebagai berikut: =IF(B7>=60;"Lulus";"Gagal")
Maka rumus menggunakan fungsi if dalam Excel pada sel C7 yang terdapat pada data diatas adalah sebagai berikut: =IF(B7>=60;"Lulus";"Gagal")
1)
If
Statement
Salah satu kelebihan dalam Program Excel adalah
fungsi logika. Ada beberapa formula/rumus logika, diantaranya IF dan COUNTIF.
Penggunaan logika dengan IF STATEMENT.
a.
IF
STATEMENT : IF(logical_test;value_if_true;value_if_false)
IF adalah fungsi dasar logika dalam Excel. IF dapat digabungkan dengan AND atau OR untuk penggunaan logika yang lebih kompleks. Untuk lebih jelas, silahkan gunakan latihan di bawah ini:
Masukkan A pada cell A1 dan Masukkan B pada cell A2
Pada cell B1 ketikkan rumus/formula seperti ini :
IF adalah fungsi dasar logika dalam Excel. IF dapat digabungkan dengan AND atau OR untuk penggunaan logika yang lebih kompleks. Untuk lebih jelas, silahkan gunakan latihan di bawah ini:
Masukkan A pada cell A1 dan Masukkan B pada cell A2
Pada cell B1 ketikkan rumus/formula seperti ini :
b.
=IF(A1=”A”;”TRUE”;”FALSE”), artinya kita akan menguji apakah
nilai pada cell A1 = A, jika benar maka hasilnya adalah ”TRUE”, namun jika
salah hasilnya ”FALSE”. Perhatikan penggunaan titik koma (;) diantara
statement/argumen tergantung pada setting di komputer anda, dapat juga berupa
koma (,).
Lalu copy kan rumus tersebut di cell B2, Hasil yang akan diperoleh adalah, pada cell B1 nilainya adalah ”TRUE” karena cell A1 = A, sedangkan pada cell B2 nilainya adalah ”FALSE” karena cell B1 = B, Untuk lebih jelas lihat ilustrasi gambar di bawah ini:
Lalu copy kan rumus tersebut di cell B2, Hasil yang akan diperoleh adalah, pada cell B1 nilainya adalah ”TRUE” karena cell A1 = A, sedangkan pada cell B2 nilainya adalah ”FALSE” karena cell B1 = B, Untuk lebih jelas lihat ilustrasi gambar di bawah ini:
Catatan:
Argumen pada IF STATEMENT terbatas sampai tujuh (7) argumen.
Contoh dengan menggunakan lima
argumen: =IF(A1=”A”;”PERFECT”;IF(A1=”B”;”GOOD”;IF(A1=C;”ENOUGH”; IF(A1=”D”;”BAD”;IF(A1=”E”;”VERY
BAD”;”NO DATA”))))
3.1.1.
Pivot Tabel
PivotTable adalah
fitur pada Excel yang memudahkan Anda melihat ringkasan data berupa tabel
interaktif , padat informasi dan dapat dilengkapi dengan chart. Hasil
analisa dari PivotTable biasanya menjadi dasar laporan manajemen. Pada tutorial
singkat ini akan ditunjukkan langkah demi langkah pembuatan dasar PivotTable.
Langkah membuat pivot table :
·
Jalankan
program Excel 2007 dan buka file latihan yang telah Anda download tersebut.
File ini merupakan file contoh fiktif data-data transaksi yang terjadi pada
suatu minimarket.
·
Buka sheet transaksi.
·
Pilih range data A1:F43680. Anda bisa juga menempatkan
kursor pada salah satu cell yang berisi data dan kemudian menekan tombol CTRL + SHIFT + *.
·
Pada ribbon, klik tab Insert dan pilih menu PivotTable | Insert PivotTable.
Gambar 28 Ribon Menu Pivot Tabel
3.1.
Microsoft Visio (
Flowchart )
3.1.1.
Pengertian Dasar dan
Simbol Flowchart
3.1.1.
Kaidah-kaidah pembuatan Flowchart
3.1.1.
Account Gmail
Gambar 46 Menyisipkan Folder Label
·
Pada
dialog yang muncul, pilih New
Worksheet, klik tombol OK.
·
Suatu
kotak PivotTable (PivotTable Box)
akan muncul pada sheet baru. Pada
kotak tersebut terdapat panel daftar field (PivotTable Field List) pada posisi sebelah kananworksheet. Gambar di bawah ini
memperlihatkan tampilan PivotTable dengan enam heading fieldyang berasal dari range data yang Anda pilih sebelumnya.
·
Pada
bagian bawah panel terdapat empat kotak area dimana Anda bisa masukkan
field-field yang terdapat pada field
list. Fungsi dari keempat kotak tersebut adalah sebagai berikut :
o
Report Filter : pada kotak ini field akan digunakan sebagai filter yang mempengaruhi hasil data pada PivotTable.
o
Column Labels : isi data dari field akan ditempatkan pada bagian kolom sesuai urutan.
o
Row Labels : isi data dari field akan ditempatkan pada bagian baris sesuai urutan.
o
Values : nilai field yang
terdapat pada kotak ini akan ditampilkan sebagai perhitungan summary dari count, sum, average,
dan lain-lain.
·
Susunlah
penempatan kombinasi field sebagai
berikut:
o
Field nama_kategori ditempatkan pada
kotak Column Labels.
o
Field nama_cabang ditempatkan pada kotak
Row Labels.
o
Field jumlah_unit ditempatkan pada kotak Values.
·
Perhatikan
pada saat ditempatkan di kotak Values,
nama field jumlah_unit akan berubah
menjadi Sum of jumlah_unit.
Ini menunjukkan bahwa field adalah menggunakan tipe perhitungan sum (penjumlahan) dari field jumlah_unit
Ini menunjukkan bahwa field adalah menggunakan tipe perhitungan sum (penjumlahan) dari field jumlah_unit
·
Hasil
pengaturan di atas pada area PivotTable akan terlihat seperti gambar berikut.
Dari
gambar, kita dapat melihat betapa mudahnya melihat laporan penjualan dari tiap
kategori produk pada tiap cabang.
·
Tambahkan
kembali field jumlah_unit ke
kotak Value. Akan
muncul field baru
dengan nama Sum of jumlah_unit2.
·
Field baru ini memiliki hasil yang sama dengan field sebelumnya. Tentunya bukan
ini yang kita inginkan
Kembali ke area Values, klik tombol panah bawah pada field Sum of
jumlah_unit2. Pilih menuValue
Field setting
·
Pada
dialog yang muncul rubah Sum menjadi Count. Perhatikan nama
field akan berubah menjadi Count
of jumlah_unit2.
- Klik
tombol OK.
- Pada
area PivotTable, kita sekarang mendapatkan dua summary yang berbeda, yakni
:
- nilai
total unit penjualan (sum).
- jumlah
transaksi (count).
·
selesai
Harga Sayur Paling Murah
|
Sum of nilai_jual
|
PHI Mini Market - Jakarta Pusat 01
|
Rp
22,163,243,750
|
Sayur-Sayuran
|
Rp
22,163,243,750
|
PHI Mini Market - Makassar 01
|
Rp
22,029,257,230
|
Sayur-Sayuran
|
Rp
22,029,257,230
|
PHI Mini Market - Surabaya 01
|
Rp
21,529,527,380
|
Sayur-Sayuran
|
Rp
21,529,527,380
|
Grand Total
|
Rp
65,722,028,360
|
3.1.
Microsoft Visio (
Flowchart )
Microsoft
Visio (atau sering disebut Visio) adalah sebuah program aplikasi komputer yang sering digunakan untuk membuatdiagram, diagram alir (flowchart), brainstorm, dan skema jaringan yang dirilis oleh Microsoft
Corporation.
Aplikasi ini menggunakan grafik vektor untuk membuat diagram-diagramnya.
Visio aslinya bukanlah buatan
Microsoft Corporation, melainkan buatan Visio Corporation, yang diakusisisi oleh Microsoft pada tahun 2000. Versi yang telah menggunakan nama
Microsoft Visio adalah Visio 2002, Visio 2003, dan Visio 2007 yang merupakan
versi terbaru. Visio 2007 Standard dan Professional menawarkan antarmuka
pengguna yang sama, tapi seri Professional menawarkan lebih banyak pilihan
template untuk pembuatan diagram yang lebih lanjut dan juga penataan letak
(layout). Selain itu, edisi Professional juga memudahkan pengguna untuk
mengoneksikan diagram-diagram buatan mereka terhadap beberapa sumber data dan
juga menampilkan informasi secara visual dengan
menggunakan grafik.
a.
Versi-versi visio :
·
Visio
5.0
·
Visio
2000
·
Microsoft
Visio 2002 (dikenal juga dengan sebutan Visio XP)
·
Microsoft
Office Visio 2003
·
Microsoft
2007
·
Microsoft Office
Visio 2010
b.
Format berkas :
·
*.VSD
·
*.VSS
·
*.VST
·
*.vdx
·
*.vsx
·
*.vtx
3.1.1.
Pengertian Dasar dan
Simbol Flowchart
Flowchart merupakan gambar atau bagan yang
memperlihatkan urutan dan hubungan antar proses beserta instruksinya. Gambaran
ini dinyatakan dengan simbol. Dengan demikian setiap simbol menggambarkan
proses tertentu. Sedangkan hubungan antar proses digambarkan dengan garis
penghubung.
Flowchart ini merupakan langkah awal
pembuatan program. Dengan adanya flowchart urutan poses kegiatan menjadi lebih
jelas. Jika ada penambahan proses maka dapat dilakukan lebih mudah. Setelah
flowchart selesai disusun, selanjutnya pemrogram (programmer) menerjemahkannya ke bentuk program dengan bahsa pemrograman.
3.1.1.
Kaidah-kaidah pembuatan Flowchart
Dalam pembuatan
flowchart tidak ada rumus atau patokan yang bersifat mutlak. Karena flowchart
merupakan gambaran hasil pemikiran dalam menganalisa suatu masalah dengan
komputer. Sehingga flowchart yang dihasilkan dapat bervariasi antara satu
pemrogram dengan pemrogram lainnya.
Namun secara garis
besar, setiap pengolahan selalu terdiri dari tiga bagian utama, yaitu;
1. Input berupa bahan
mentah
2. Proses pengolahan
3. Output berupa bahan
jadi.
Untuk pengolahan
data dengan komputer, dapat dirangkum urutan dasar untuk pemecahan suatu
masalah, yaitu;
· START: berisi instruksi
untuk persiapan perlatan yang diperlukan sebelum menangani pemecahan
masalah.
·
READ: berisi
instruksi untuk membaca data dari suatu peralatan input.
·
PROCESS: berisi
kegiatan yang berkaitan dengan pemecahan persoalan sesuai dengan data yang
dibaca.
·
WRITE: berisi
instruksi untuk merekam hasil kegiatan ke perlatan output.
·
END: mengakhiri kegiatan
pengolahan
Gambar
berikut memperlihatkan flowchart dari kegiatan dasar diatas.
Dari gambar
flowchart di atas terlihat bahwa suatu flowchart harus terdapat proses
persiapan dan proses akhir. Dan yang menjadi topik dalam pembahasan ini adalah
tahap proses. Karena kegiatan ini banyak mengandung variasi sesuai dengan
kompleksitas masalah yang akan dipecahkan. Walaupun tidak ada kaidah-kaidah
yang baku dalam penyusunan flowchart, namun ada beberapa anjuran yaitu:
·
Hindari pengulangan proses yang tidak perlu dan logika yang
berbelit sehingga jalannya proses menjadi singkat
·
Penggambaran flowchart yang simetris dengan arah yang jelas.
·
Sebuah flowchart diawali dari satu titik START dan diakhiri dengan END.
Contoh Flowchart Penanaman
Cabai Rawit :
nternet
sendiri berasal dari kata interconnection-networking,
merupakansistem global dari seluruh jaringan komputer yang saling terhubung menggunakan
standar Internet ProtocolSuite (TCP/IP) untuk melayani miliaran pengguna
di seluruh dunia. Manakala Internet (huruf ‘I’ besar) ialah sistem komputer
umum, yang berhubung secara global dan menggunakan TCP/IP sebagai protokol
pertukaran paket (packet switching communication protocol). Rangkaian internet
yang terbesar dinamakan Internet. Cara menghubungkan rangkaian dengan kaedah
ini dinamakan internetworking.
3.1.1.
Account Gmail
Gmail memiliki fitur filter dan juga filter label agar
memudahkan penggunanya mengelaola akun email Gmail mereka. Fungsi filter ini
berfungsi untuk menyaring email yang masuk. Tujuannya adalah email-email yang
masuk itu agar diketahui dari siapa datangnya email tersebut. Setelah membuat
filter maka agar mudah untukmelakukan highlight terhadap email tersebut, maka
digunakanlah fitur Label. Fitur Label ini dapat memberi warna untuk
setiapFilter yang kita buat, sehingga kita akan dapat dengan mudah menemukan
filter yang kita cari berdasrkan label.
1. Login ke Akun Gmail anda. Di sudut kanan bagian
atas anda akan menemukan icon seperti di bawah ini.
2.
Silakan
anda klik bagian yang di beri warna merah di atas.Setelah anda klikmaka akan
muncul opsi seperti atau dengan klik seting/setelan,
3. Setelah memilih opsi Setting, maka
akan muncul seperti gambar di bawah ini dan Pada gambar di bawah ini kita dapat melihat
terdapat banyak tab opsi yang bisa kita pilih. Fokus kita hanya akan tertuju
pada 2 tab opsi, yaitu Labels. dan
Filter
4. Langkah selanjutnya adalah kita akan
membuat Label terlebih dahulu. Silakan klik tab Labels, lalu scroll sedikit ke
bawah dan anda akan menemukan Pilihan Create New Label/ Buat label baru seperti
gambar dibawah ini:
5. Setelah itu akan muncul box seperti
di bawah ini dan Silakan anda buat Label baru. Disini sebagai contoh saya
membuat Label dengan nama: Agro. Setelah itu silakan anda Klik button Create/Buat
untuk membuat Label baru
6. Langkah selanjutnya adalah kita akan
membuat filer. Silakan anda klik Tab opsi Filters. Setelah itu akan muncul
seperti gambar di bawah ini (jika anda belum pernah membuat filter sebelumnya
maka tidak akan ada filter-filter seperti yang ada pada contoh gambar dibawah
ini) :
7. Lalu silakan anda scroll mouse
sampai paling bawah, dan anda akan menemukan Button: Create a New Filter/ buat filter baru, Lalu setelah anda
klik button Create a new filter. akan muncul dialog box seperti di bawah ini:
Disana dapat anda lihat kita dapat
membuat filter email berdasarkan Opsi-opsi yang ada. Misalkan kita ingin
mengelompokkan email berdasarkan siapa pengirim email kita, maka disana pada
kolom From kita isi email seseorang akan kita jadikan filter. Misalnya anda
ingin membuat filter bahwa setiap ada email baru dari bos, maka email tersebut
akan di kelompokkan pada filter Bos. Maka silakan anda isi kolom From disana
dengan email Bos Anda. (misal bos@bos.com), atau anda hanya ingin mengisi
kolom sujek saja (seperti yang di tunjuk anak panah di atas), itu artinya anda
dapat menerima semua pesan masuk dari semua alamat email yang menggunakan
subject Agro dan akan mengelompokannya berdasarkan subject tersebut.
8. Langkah selanjutnya adalah, anda
mengelompokkan filter yang telah anda buat ke dalam Label yang telah kita buat
sebelumnya pada Step nomor 3 tadi dan Silakan anda centang Apply the Label dan
pilih Label yang telah anda buat sebelumnya, Setelah itu akan menjadi seperti
ini dan silahkan anda memilih opsi creat untuk membuat filter baru.
9. Setelah selesai memnbuat Label dan
Filter. Silahkan anda melihat ke sisi Sidebar akun Gmail anda, disana sudah
terlihat Filter dan Label yang sudah anda buat.
10. Berikut ini adalah contoh
email-email yang sudah di beri Filter dan Label terdapat tanda merah di pesan masuk:
11.
Selesai
3.1.1.
Account Blog
Blog berasal dari kata Web dan Log (WEBLOG)
yang berarti catatan online (yang berada di web). Pengertian yang lebih lengkap, blog adalah situs web
yang berisi tulisan, artikel atau informasi bermanfaat yang diupdate
(diperbaharui) secara teratur dan dapat diakses secara online baik untuk umum maupun pribadi. Berikut adalah ciri-ciri
blog secara umum:
1. Memiliki Nama dan Alamat yang bisa
diakses secara online
2. Memiliki tujuan
3. Memiliki isi atau postingan yang
berupa artikel, catatan, dan informasi lainnya
4. Postingan atau isi blog terarsip
(tersimpan sesuai tanggal, bulan dan tahun posting)
5. Isi Blog umumnya selalu bertambah
atau terupdate sesuai dengan tujuan blog
Tujuan
Blog Secara Umum, antara lain :
·
Menyampaikan informasi yang bermanfaat untuk diri
sendiri maupun bagi orang lain
·
Memberikan keuntungan bagi diri sendiri maupun
orang lain
·
Menyalurkan hobby dan mengisi waktu luang
dengan kegiatan yang positif
·
Berkarya atau aktualisasi diri
·
Saling bertukar pengetahuan dengan pembaca, blogger
menulis, pengunjung memberikan tanggapan atau komentar
·
Berbagi pengalaman
·
berbagi software berguna, seperti foto,
film/video, dokumen, dsb
·
banyak lagi, sesuai dengan jenis / topik yang
diangkat
Karena blog bermacam-macam jenisnya, maka tujuan blog juga
dipengaruhi oleh jenis blog tersebut.
misal :
misal :
·
Tujuan Blog Pribadi :
bertujuan untuk memberikan informasi yang update tentang diri pemilik blog.
Seputar pengalaman, hal-hal yang berkesan, catatan harian, catatan perjalanan
pribadi, dan sebagainya
·
Tujuan Blog
Kesehatan : bertujuan untuk memberikan informasi kesehatan terkinis
·
Tujuan Blog
bisnis : bertujuan untuk memberikan informasi terkini seputar
bisnis sebuah perusahaan
Langkah-langkah membuat blog di
Bloger :
2. Dalam halaman
dasbor anda akan melihat gambar anda, dan di bawah gambar itu ada
sebuah tombol "Blog Baru". Klik pada tombol itu untuk memulai membuat
blog anda.
3.
Formulir
pembuatan blog baru akan terbuka, dan anda akan diminta melakukan 3 hal, yaitu
membuat judul blog, membuat alamat subdomain dari blog baru, dan
memilih template awal.
4. Pastikan nama judul, alamat blog
yang anda tuliskan mengandung kata kunci yang anda targetkan
5. Setelah anda selesai mengisi halaman
ini silahkan anda klik icon Buat baru
dibagian bawah.
BAB IV
PENUTUP
4.1. Kesimpulan
Komputer adalah
alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang
telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk
menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika,
dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada
mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan informasi hampir eksklusif
berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi komputer modern dipakai untuk
banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.
Aplikasi komputer adalah suatu subkelas
perangkat lunak komputer yang menggunakan kemampuan komputer langsung untuk
melakukan suatu tugas yang diinginkan pemakai. Contoh utama perangkat lunak aplikasiadalah
program pengolah kata, lembar kerja, dan pemutar media. Kumpulan aplikasi komputer yang digabung menjadi suatu paket biasanya
disebut paket atausuite aplikasi (application suite). Contohnya
adalah Microsoft Office dan OpenOffice.org, yang menggabungkan suatu
aplikasi pengolah kata, lembar kerja, serta beberapa aplikasi lainnya. Aplikasi-aplikasi
dalam suatu paket biasanya memiliki antarmuka pengguna yang memiliki kesamaan
sehingga memudahkan pengguna untuk mempelajari dan menggunakan tiap aplikasi.
Umumnya aplikasi-aplikasi tersebut memiliki kemampuan untuk saling berinteraksi
sehingga menguntungkan pemakai. Contohnya, suatu lembar kerja dapat dimasukkan
dalam suatu dokumen pengolah kata walaupun dibuat pada aplikasi lembar kerja
yang terpisah.
Mempelajari dan menggunakan aplikasi
computer ini memang sangat bermanfaat dalam hal membantu kita dalam
menyelesaikan tugas-tugas atau kebuthan kerja ataupun informasi yang ingin kita
ketahui melalui jejaring internet atau social media.
DAFTAR PUSTAKA
http://azuharu.net/windows/shortcut-microsoft-office-word/
http://globalthenews.blogspot.com/2012/11/fitur-fitur-microsoft-word-2007.html
http://hervandhaerna.wordpress.com/2012/12/20/cara-menggunakan-formula-pada-tabel-di-ms-word/
http://www.computer1001.com/2008/10/cara-membuat-mail-merge-di-word-2007.html
http://www.doocu.co/pdf/search/pengertian+microsoft+excel+dan+fungsinya
http://01090031putri6ppi1.wordpress.com/2012/04/20/apa-fungsi-fitur-print-area-pada-microsoft-excel-2007/
http://umardanny.com/cara-menggunakan-rumus-vlookup-dan-hlookup-pada-ms-excel/
http://www.wikihow.com/Create-Pivot-Tables-in-Excel
http://5t4t15t1c5.wordpress.com/2008/11/19/pivot-table-pada-ms-excel-2007/
http://www.nayari-return.com/2012/05/fungsi-if-pada-excel-dan-soal-fungsi-if.html
http://blog.ub.ac.id/dwidarningasih/2013/05/07/microsoft-visio/
http://www.excelhonour.org/flow-chart-cara-menggunakan-komputer-di-lab/
http://www.search-document.com/doc/1/pengertian-microsoft-visio.html
http://belajar-komputer-mu.com/pengertian-internet/
http://blog.fastncheap.com/fitur-filter-dan-label-pada-gmail-untuk-mempermudah-pengelolaan-email/#ixzz31PEQKydF
http://www.krtutorplus.com/2007/04/bikin-blog.html



















































Tidak ada komentar:
Posting Komentar